Egy Maulana Optimistis Timnas U-23 Bisa Raih Emas SEA Games 2019

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gelandang Timnas U-23 Egy Maulana Vikri seusai latihan di Lapangan G Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jumat, 4 Oktober 2019. TEMPO/Irsyan

    Gelandang Timnas U-23 Egy Maulana Vikri seusai latihan di Lapangan G Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jumat, 4 Oktober 2019. TEMPO/Irsyan

    TEMPO.CO, Jakarta - Gelandang Timnas U-23 Indonesia, Egy Maulana Vikri, mengatakan telah dipatok target oleh Pelatih Indra Sjafri untuk bisa merebut medali emas di SEA Games 2019 Manila. Menurut Egy, seluruh Skuat Garuda Nusantara tidak ingin mengecewakan harapan seluruh rakyat Indonesia.

    "Kita juga akan fokus di satu per satu pertandingan agar bisa sampai ke babak final. Insya Allah bisa memenangkan medali emas," uap Egy di Lapangan G Kompleks Gelora Bung Karno, Jumat, 4 Oktober 2019.

    Ia mengapresiasi PSSI yang mengirim Timnas U-23 ke Turnamen CFA Team China Chongqing Three Gorges Bank Cup International Football 2019. Pada turnamen yang digelar 9–11 Oktober ini, skuad Garuda Nusantara menghadapi tuan rumah China, Arab Saudi, dan Yordania. "Ini bagus untuk kita mengevaluasi pertahanan dan attacking kita agar bisa diterapkan di SEA Games nanti," ungkap dia.

    Menurut Egy, pengalamannya bermain bersama klub Polandia Lechia Gdansk bakal ikuti dibagikan kepada rekan-rekannya di Timnas U-23. Ia enggan membeberkan taktik apa saja yang didapatkan di Eropa yang bisa berguna bagi kesuksesan Tim Merah Putih di SEA Games. "Banyak, kita liat saja nanti. Itu untuk ke pelatih," ungkap dia.

    Sebelumnya, pasukan Indra Sjafri yang terdiri dari 30 pemain itu sempat mencicipi latihan di Stadion Pajajaran, Kota Bogor. Strategi bertahan menjadi fokus Indra Sjafri pada hari kedua. Tak ada latihan fisik karena menurutnya, hal itu sudah didapatkan pemain ketika berada di klubnya masing-masing.

    “Kami tak memperbaiki kondisi fisik mereka. Karena saya menilai kebugaran mereka sudah terjaga di klub saat mereka melakukan kompetisi Liga 1. Individual taktikal juga tak diberikan,” kata Indra Sjafri usai latihan.

    Indra kembali menegaskan kalau timnya di hari kedua ini langsung memulai latihan dengan mempertajam taktik bertahan. “Jadi, kami langsung mulai dengan taktik bertahan. Kita fokus bagaimana memperbaiki pertahanan tim dan rencana bagaimana membangun pertahanan kita di SEA Games nanti,” kata pelatih asal Sumatera Barat itu.

    Pelatih timnas U-23 itu mengatakan dirinya memang langsung memulai persiapan dengan menguatkan lini pertahanan. Menurutnya dengan pertahanan yang kuat, transisi saat menyerang akan berjalan baik. Materi tersebut diasah hinggal SEA Games 2019, November mendatang.

    “Kalau membangun suatu tim, di dunia manapun pasti dia bicara bagaimana menyerang, bagaimana dia bertahan, bagaimana dia transisi, dan ini yang setiap hari kami berikan kepada pemain. Ini agar sesuai dengan filosofi rencana permainan yang saya programkan,” kata Indra Sjafri.

    IRSYAN HASYIM

     
     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ashraf Sinclair dan Selebritas yang Kena Serangan Jantung

    Selain Ashraf Sinclair, ada beberapa tokoh dari dunia hiburan dan bersinggungan dengan olah raga juga meninggal dunia karena serangan jantung.