Preview Liverpool vs Leicester City, Ini Komentar Brendan Rodgers

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Paltih yang telah didatangkan dari klub Swansea City ke klub Liverpool pada Juni 2012, Brendan Rodgers mengalami hal pahit di 2015 karena harus didepak dari klubnya tersebut karena diaanggap tidak mampu membawa Liverpool meraih penghargaan dalams setiap kompetisi. theguardian.com

    Paltih yang telah didatangkan dari klub Swansea City ke klub Liverpool pada Juni 2012, Brendan Rodgers mengalami hal pahit di 2015 karena harus didepak dari klubnya tersebut karena diaanggap tidak mampu membawa Liverpool meraih penghargaan dalams setiap kompetisi. theguardian.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Brendan Rodgers mengatakan ia sangat menantikan bisa kembali ke Anfield sebagai manajer ketika tim asuhannya Leicester City melawan Liverpool pada pekan ke-8 Liga Inggris, Sabtu besok.

    Pelatih berusia 46 tahun ini sebelumnya menangani Liverpool selama lebih dari tiga musim, sejak diangkat pada musim panas 2012. Ia mencatat pernah membawa The Reds ke posisi kedua Liga Primer pada 2013/2014.

    Setelah sukses menangani Celtic, Rodgers melatih Leicester mulai Februari 2019. Di bawah Rodgers, The Foxes kini menduduki peringkat ke-3 dengan 14 poin dari tujuh pertandingan Liga Inggris musim ini. Leicester berada di di bawah Liverpool dengan 21 poin, dan Manchester City dengan 16 poin.

    Laga Liverpool melawan Leicester, menjadi laga penting bagi Rodgers. "Saya benar-benar berharap kembali," katanya. "Saya memiliki sesuatu yang istimewa menjadi menajer di sana. Begitu banyak pembelajaran yang saya dapat di Liverpool."

    "Saya selalu mengambil hal postif ketika saya menelaah waktu saya di sana. Musim pertama berjalan dengan baik, kami mendekati gelar. Tahun ketika leih sulit tetapi ada pembelajaran besar bagi saya sebagai pelatih. Musim keempat tidak bertahan lama," tuturnya.

    "Saya tak sabar melihat Jordan (Henderson) dan James Milner. Mereka adalah pemimpin sejati dan Anda dapat melihat bagaimana mereka berkembang," kata Rodgers. "Ada begitu banyak posisi tertinggi sebagai manajer muda dan saya akan selalu berterima kasih untuk itu."

    Jurgen Klopp menjadi pelatih Liverpool setelah kepergian Rodgres dari Anfield pada Oktober 2015. Di bawah Klopp, Liverpool menjadi juara Liga Champions pada Juni lalu. The Reds juga membuat awal bagus di Liga Inggris musim ini dengan kemenangan 100 persen dalam tujuh laga yang telah dilalui.

    "Jurgen telah melakukan pekerjaan yang cemerlang," ucap Rodgers. "Dia membawa keharmonisan dan kebersamaan yang nyata bagi tim dan pendukungnya. Itu konsisten membantu."

    "Ada wilayah di mana dia membawa ke puncak, pemain top Virgil (van Dijk), Alisson, mereka adalah pemain level atas yang benar-benar dapat meningkatkan skuat. Mereka dalam posisi yang bagus dengan talenta muda dan pemain berpengalaman. Mereka sangat kuat."

    LIVERPOOL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wiranto Ditusuk Seseorang yang Diduga Terpapar Radikalisme ISIS

    Menkopolhukam, Wiranto ditusuk oleh orang tak dikenal yang diduga terpapar paham radikalisme ISIS. Bagaimana latar belakang pelakunya?