Timnas U-19 Uji Coba Lawan Pra PON DKI 3-0, Ini Catatan Fakhri

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Latihan Tim Nasional U-19 dipimpin oleh Fakhri Husaini sebagai pelatih kepala di Stadion Pakansari Bogor, Senin, 30 September 2019. TEMPO/Irsyan Hasyim

    Latihan Tim Nasional U-19 dipimpin oleh Fakhri Husaini sebagai pelatih kepala di Stadion Pakansari Bogor, Senin, 30 September 2019. TEMPO/Irsyan Hasyim

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim Nasional Indonesia U-19 atau Timnas U-19 menjalani uji coba melawan tim Pra PON DKI di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu, 5 Oktober 2019. Hasilnya, tim asuhan Fakhri Husaini menang 3-0.

    Rendy Juliansyah menjadi motor serangan tim. Ia memberikan assist dari proses gol yang diciptakan oleh Sutan Zico, Braif Fatari, dan Imam Zakiri, dalam laga itu.

    Babak pertama berjalan dengan tempo sedang. Meski Timnas U-19 menguasai permainan, tak ada gol yang tercipta.

    Pada babak pertama ini, Fakhri menurunkan tiga penyerang, yaitu Mochamad Supriadi, Amiruddin Bagus, dan Serdy Hepyfano. Mereka memiliki sejumlah peluang, tapi gagal menjebol gawang lawan.

    Beckham Putra Nugraha yang menjadi penendang penalti pada pertengahan babak pertama, gagal menjalankan tugasnya. Sepakan gelandang Persib Bandung itu dengan mudah dibaca kiper Pra PON DKI.

    Di babak kedua, Fakhri mengganti semua pemain. Saat babak kedua belum genap dua menit berjalan, Sutan Zico berhasil menjebol gawang Pra PON DKI dengan memanfaatkan assist Rendy.

    Setelah unggul, Rendy dan kawan-kawannya menemukan ritme permainan. Walhasil, dua gol tambahan tercipa lewat Braif Fatari dan Imam Zakiri. Kedua gol itu berkat umpan dari Rendy.

    Walaupun tim asuhannya menang 3-0 dalam uji coba ini, Fakhri mengaku belum puas. Menurut dia, sejumlah pemain bermain di bawah performa. "Ukuran puas itu seperti apa? Relatif. Di sini, saya ingin semua pemain terus berkompetisi. Tidak hanya dalam pertandingan tetapi juga saat latihan," kata pelatih Timnas U-19, seperti dikutip dari situs resmi PSSI.

    Fakhri menegaskan hasil uji coba ini bukan tujuan utama. Karena itu, dia sengaja menurunkan pemain yang berbeda pada babak pertama dan kedua.

    "Kami ingin melihat sejauh mana pemain lama bisa adaptasi dengan yang baru atau sebaliknya. Kemudian sampai sejauh mana fisik mereka terutama sanggup main dengan tempo tinggi," kata pelatih asal Aceh ini.

    "Syukur Alhamdulillah apa yang dilihatkan pemain di babak pertama atau babak kedua cukup memuaskan kami. Meski ada beberapa catatan yang harus diperbaiki di sisa waktu yang ada," kata Fakhri.

    Uji coba melawan tim Pra PON DKI ini menjadi uji coba yang pertama kali dalam rangkaian pemusatan latihan persiapan tampil di kualifikasi Piala AFC U-19 2020. Setelah uji coba ini, David Maulana dan kawan-kawan akan melanjutkan pemusatan latihan.

    Pada Sabtu pekan depan, 12 Oktober 2019, skuat asuhan Fakhri ini akan menjalani uji coba melawan Tira Persikabo U-20.

    Setelah itu, Timnas U-19 akan menjalani uji coba internasional melawan Timnas U-19 Cina dalam dua laga. Laga pertama akan berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, bali, Kamis, 17 Oktober 2019, kick off pukul 19.00 WIB atau 18.00 WIB. Tiga hari kemudian, kedua tim akan kembali bertanding di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, dimulai pukul 15.00 WIB.

    PSSI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.