Liverpool Sapu Bersih 8 Kemenangan, Ada Sejarah yang Merisaukan

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp. REUTERS/Albert Gea

    Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp. REUTERS/Albert Gea

    TEMPO.CO, JakartaLiverpool menorehkan catatan hebat dengan menyapu bersih delapan kemenangan di awal Liga Inggris musim ini. Mereka menjadi satu dari enam klub yang pernah mencatatakan pencapaian ini.

    Kemenangan kedelapan diraih The Reds dengan mengalahkan Leicester City 2-1, Sabtu malam. Kemenangan ini diraih berkat penalti James Milner di masa injury time.

    Ini bukan pertama kalinya Liverpool memenangi delapan laga awalnya. Pada 1991, mereka juga berhasil menorehkan hal sama.

    Dengan keberhasilan mengalahkan Leicester, Liverpool memperpanjang catatan kemenangan liga mereka menjadi 17 kali berturut-turut. Mereka hanya terpaut satu kemenangan dari rekor Manchester City yang ditorehkan antara Agustus dan Desember dua tahun lalu.

    Man City sendiri belum pernah membuka musim dengan delapan kemenangan berturut-turut. Tim lain yang pernah mencatatkan torehan serupa adalah Chelsea, Manchester United, Tottenham, Sheffield United, dan Everton.

    Di sinilah muncul fakta yang bisa membuat suporter Liverpool was-was. Tim-tim yang tampil mengesankan di awal musim itu tak selalu berakhir dengan keberhasilan meraih gelar juara.

    Dari tujuh kasus tim yang mampu memenangi delapan laga awal musim, hanya dua yang kemudian berhasil menjadi juara Inggris. Chelsea berhasil melakukannya pada 2006, saat diasuh Jose Mourinho. Sedangkan Tottenham meraihnya pada 1961, saat mereka memenangi gelar kedua.

    Pada tahun 1991, Liverpool sendiri merasakan kegagalan yang pahit. Memenangi delapan laga awalnya, mereka gagal juara dan hanya jadi runner-up di bawah Arsenal. Yang lebih tragis adalah Manchester United. Mereka memenangi 10 laga awalnya pada 1985/86, tapi akhirnya harus puas finis di posisi keempat.

    Sheffield United berakhir di urutan ketujuh setelah meraih delapan kemenangan beruntun untuk memulai kampanye pada tahun 1904. Sedangkan Everton menjadi runner-up liga, karena kalah dari Sunderland, pada tahun 1894-95.

    Bisakah Liverpool melawan tren ini di 2019/20? Laga pertama mereka setelah jeda internasional mungkin memberikan beberapa indikasi. Mereka akan berusaha menyamai rekor 18 kemenangan beruntun yang saat dipegang Man City. Tantangannya tak kecil karena lawan yang mereka hadapi adalah Manchester United di Old Trafford.

    MIRROR | OMNISPORT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wiranto Ditusuk Seseorang yang Diduga Terpapar Radikalisme ISIS

    Menkopolhukam, Wiranto ditusuk oleh orang tak dikenal yang diduga terpapar paham radikalisme ISIS. Bagaimana latar belakang pelakunya?