Liga Inggris: Komentar Pep Guardiola Usai Kalah Dari Wolves

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Manchester City Pep Guardiola memberikan instruksi pada Leroy Saneketika dalam laga lanjutan Liga Inggris melawan Watford di Stadion Etihad, Inggris, Ahad dinihari, 10 Maret 2019. REUTERS

    Pelatih Manchester City Pep Guardiola memberikan instruksi pada Leroy Saneketika dalam laga lanjutan Liga Inggris melawan Watford di Stadion Etihad, Inggris, Ahad dinihari, 10 Maret 2019. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Manchester City harus menerima keunggulan Wolverhampton. Juara bertahan Liga Inggris ini kalah 0-2 dari Wolves. Dua gol tim tamu dicetak oleh Adama Traore pada menit ke-80 dan 90+.

    Bagi The Citizen, hasil negatif tersebut merupakan kekalahan kedua di musim ini.
    Manajer Man. City, Pep Guardiola, mengapresiasi penampilan Wolves, khususnya di lini pertahanan. Menurut dia, para pemain sudah berupaya sabar membongkar pertahanan lawan yang rapat sepanjang pertandingan.

    "Hari ini kami belum beruntung. Padahal kami sudah memulai pertandingan dengan baik. Kami ingin lebih sabar dengan laga ini karena tahu mereka banyak memainkan bola jauh dan pertahanan mereka juga sangat baik," kata Guardiola, Ahad, 6 Oktober 2019.

    Di sisi lain, ada banyak peluang yang dibuat oleh Raheem Sterling dan kawan-kawan. Namun tidak ada yang berujung gol.

    "Kami membiarkan mereka bergerak leluasa sehingga membuat kami sedikit gugup. Peluang yang diciptakan juga kurang bagus. Kami selalu gagal saat akan melakukan serangan balik," kata manajer asal Spanyol ini.

    Gagal merebut tiga poin membuat jarak Man.City dengan Liverpool semakin menjauh. Kini, Liverpool yang kokoh di puncak klasemen sudah mengemas 24 poin dan belum terkalahkan sejak awal musim. Sementara Manchester City berada di peringkat kedua klasemen Liga Inggris dengan meraih 16 poin.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.