Sriwijaya FC Lolos 8 Besar Liga 2, Ini Komentar Kas Hartadi

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Sriwijaya FC, Bruno Casimir (berdiri). (instagram/sriwijayafc.id)

    Pemain Sriwijaya FC, Bruno Casimir (berdiri). (instagram/sriwijayafc.id)

    TEMPO.CO, Jakarta - Sriwijaya FC berhasil memastikan lolos ke delapan besar Liga 2 2019 seusai menekuk Blitar Bandung United atau Persib B dengan skor 2-1 pada laga ke-21 di Stadion Jakabaring Palembang, Senin, 7 Oktober 2019.

    Gol Sriwijaya FC diciptakan oleh Ahmad Ihwan dan Yohanis Nabar, sementara gol Persib B ditorehkan M. Wildan.

    Bermain dengan status tim degradasi tidak membuat Persib B gentar, bahkan di awal permainan tim asuhan Budiman itu beberapa kali mengancam kiper Galih Sudaryono lewat serangan cepat.

    Sriwijaya FC sempat membuat gol pada menit keenam melalui Ahmad Ihwan, namun wasit Heru Cahyono menganulir gol tersebut karena menganggap Ihwan dalam posisi offside.

    Menit ke-11 Ahmad Ihwan berhasil menciptakan gol pertama untuk Sriwijaya FC, ia sukses menyambar umpan Zulkifli Syukur lalu menyundul bola ke pojok kanan gawang Blitar, skor 1-0 untuk tuan rumah hingga turun minum.

    Sriwijaya FC langsung menggandakan keunggulan beberapa detik setelah peluit babak kedua dimulai melalui Yohanis Nabar yang berada di depan gawang Bandung tanpa kawalan, bola umpan dari tengah lapangan disundulnya lalu menusuk kiri gawang Tri Febri, skor 2-0 pada menit ke-45 membuat tuan rumah unggul.

    Tertinggal 0-2 tak membuat Blitar Bandung mengendurkan serangan, justru Blitar Bandung mampu menguasai bola dengan baik dan berhasil menciptakan gol balasan menit 65 yang ditorehkan M. Wildan.

    Wildan sukses melewati kawalan empat pemain Sriwijaya FC di dalam kotak penalti saat menerima umpan dari sayap kanan, ia dengan tenang menyepak bola ke gawang Galih Sudaryono, skor 2-1 bertahan hingga laga usai.

    Pelatih Sriwijaya FC, Kas Hartadi, mengatakan kemenangan timnya berkat kerja keras para pemain meskipun sempat hilang konsentrasi dan kebobolan satu gol.

    "Gol Blitar Bandung itu memang karena pemain kurang konsentrasi, agak ragu menebak arah bola umpan, tapi tidak apa-apa yang penting lolos delapan besar," ujar Kas Hartadi.

    Meski lolos ke babak delapan besar, ia meminta pemain tidak berpuas diri, sebab jalan menuju Liga 1 masih cukup panjang dengan lawan-lawan berat yang sudah menanti di babak delapan besar.

    "Target selanjutnya lolos empat besar dulu," kata Kas.

    Sementara pelatih Persib B, Budiman, mengaku puas dengan permainan anak asuhnya meski harus menelan kekalahan. "Pertandingan tadi cukup menarik, pemain kami bisa memberikan perlawanan sengit meskipun pemain Sriwijaya FC rata-rata eks Liga 1, skor memang saya tidak puas, tapi secara permainan saya puas," ujar Budiman.

    Menurut Budiman, para pemainnya memang sempat dilanda kegugupan menghadapi Sriwijaya FC sehingga penjagaan di lini belakang nampak kurang disiplin dan kebobolan dua gol.

    Berkat kemenangan tersebut, Sriwijaya FC berhasil mencatatkan 40 poin dari 21 pertandingan dan membawa Laskar Wong Kito melaju ke babak delapan besar Liga 2 / 2019, Sriwijaya FC akan melakoni pertandingan terakhir bertandang ke Babel United, Kamis, 17 Oktober 2019.

    Susunan pemain:

    Sriwijaya FC : Galih Sudaryono (kiper), Ambrizal (c), Bobby Satria, Yericho, Zulkifli, Hendra R, Hendri S, Ryan Wiradinata, Ahmad Ihwan, Yohanis Nabar dan Yongky Prabowo. Pelatih : Kas Hartadi.

    Blitar Bandung United: Tri Febri (kiper), A. Maukiansyah, Ponda (C), R Teddy, Rifaldi Tomini, Iqbal, Puja Abdillah, Agung M, Rhezam B, M. Wildan, dan S. Pelu. Pelatih: Budiman.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    GERD Memang Tak Membunuhmu tapi Dampaknya Bikin Sengsara

    Walau tak mematikan, Gastroesophageal reflux disease alias GERD menyebabkan berbagai kesengsaraan.