Pochettino Terancam, Jose Mourinho Incar Manajer Tottenham?

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jose Mourinho. Reuters

    Jose Mourinho. Reuters

    TEMPO.CO, Jakarta - Bekas manajer Manchester United dan Real Madrid, Jose Mourinho, sedang menunggu pekerjaan sebagai manajer klub. Mourinho dilaporkan sedang mengincar pekerjaan manajer Tottenham ketika spekulasi masa depan Mauricio Pochettino di klub itu.

    Bekas bos Chelsea ini menunggu kesempatan untuk kembali ke manajemen klub setelah dipecat sebagai bos Setan Merah pada Desember tahun lalu. Sebelumnya dia terus dikaitkan dengan mantan klubnya yang lain, Real Madrid, di tengah tekanan terhadap manajer Zinedine Zidane di awal kepemimpinan keduanya sebagai bos Bernabeu.

    Mourinho mempertahankan kedekatannya dengan presiden Florentino Perez dan diperkirakan dia dapat menerima panggilan itu jika Zidane terdepak dari Bernabeu. Dia juga terus dikaitkan dengan Pochettino yang masa depannya semakin tidak menentu di Tottenham.

    Menurut Mourinho, dia sedang menunggu klub yang tingkatnya sama di mana dia pernah menjadi seorang manajer. "Saya harus bersabar menunggu kesempatan yang tepat serta peluang yang tepat untuk ukuran yang sama dan tingkat yang sama dengan saya sebagai seorang manajer. Saya harus menunggu yang tepat," ujarnya.

    Klub itu bisa jadi Tottenham, menurut Mail.

    Publikasi mengklaim Mourinho terbuka untuk ide mengelola klub London utara jika Pochettino pergi. Dia telah menolak tawaran pekerjaan dari Benfica dan klub Liga Super China Guangzhou Evergrande demi menunggu klub yang tepat.

    Tottenham adalah finalis Liga Champions musim lalu. Klub ini memulai musim ini sebagai salah satu favorit untuk bisa mengamankan kembali posisi empat besar, meski baru-baru ini hasil di liga utama dan kompetisi elite Eropa mengacaukan tantangan mereka.

    Secara mengejutkan Tottenham kalah 3-0 atas Brighton di Liga Inggris pada Sabtu lalu, setelah kekalahan 2-7 atas Bayern Munich di Liga Champions pada Selasa lalu, sehingga menambah tekanan terhadap Pochettino.

    Tanda tanya muncul terkait masa depan Pochettino menjelang kekalahan final Liga Champions musim lalu dari Liverpool. Namun pelatih Argentina itu mengatakan dia bisa keluar dari Tottenham jika mereka memenangkan hadiah terbesar Eropa karena itu akan menjadi pencapaian tertinggi selama lima tahun di klub.

    Pochettino mengklaim Presiden Spurs, Daniel Levy, masih memberi kepercayaan untuk menangani Harry Kane dan kawan-kawan. "Kami mempunyai hubungan yang bagus. Saya merasa istimewa mendapat dukungan penuh dari dia," kata Pochettino.

    MIRROR | SKY SPORTS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wiranto Ditusuk Seseorang yang Diduga Terpapar Radikalisme ISIS

    Menkopolhukam, Wiranto ditusuk oleh orang tak dikenal yang diduga terpapar paham radikalisme ISIS. Bagaimana latar belakang pelakunya?