Tiga Pilar Persebaya Diragukan Bisa Tampil Lawan Borneo FC

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepak bola Persib Bandung Esteban Gabrel Vizcarra (tengah) dan Ardi Idrus (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Persebaya Surabaya Irfan Jaya (kanan) saat pertandingan Grup A Piala Presiden di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis, 7 Maret 2019. Sebelumnya mereka juga kalah 1-2 dari Tira Persikabo. ANTARA/M Agung Rajasa

    Pesepak bola Persib Bandung Esteban Gabrel Vizcarra (tengah) dan Ardi Idrus (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Persebaya Surabaya Irfan Jaya (kanan) saat pertandingan Grup A Piala Presiden di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis, 7 Maret 2019. Sebelumnya mereka juga kalah 1-2 dari Tira Persikabo. ANTARA/M Agung Rajasa

    TEMPO.CO, Surabaya - Tiga pemain pilar Persebaya Surabaya diragukan bisa tampil saat melawan Borneo FC dalam pertandingan tunda pekan ke-22 Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat, 11 Oktober 2019.

    Mereka adalah Abu Rizal Maulana, Irfan Jaya, dan Otavio Dutra. Ketiganya belum pulih dari cedera. Pada latihan Rabu sore, 9 Oktober, di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, hanya Irfan dan Abu yang sudah terlihat ikut latihan.

    Kendati demikian, pelatih Persebaya, Wolfang Pikal, berharap ketiga pemainnya itu bisa diturunkan saat lawan Borneo FC. "Mudah-mudah mereka sudah bugar dalam dua hari ke depan," kata Pikal seusai latihan.

    Untuk saat ini, menurut juru taktik berkebangsaan Austria itu, peluang Irfan Jaya dan Rizal Maulana dimainkan sekitar 70 persen. Sebab, menurut dia, kondisi kedua pemainnya itu masih dalam kisaran 50-70 persen.

    Adapun untuk Dutra, meski belum ikut bergabung latihan, Pikal menyebut pemain 35 tahun itu besar kemungkinan bisa diturunkan. "Saya sudah ngomong sama dia, kelihatannya dia bisa main saat lawan Borneo," katanya.

    Pikal sangat membutuhkan tenaga mereka mengingat timnya sudah kehilangan empat pemain karena dipanggil tim nasional Indonesia, yakni Hansamu Yama Pranata (senior), Rachmat Irianto, dan Osvaldo Haay (U-23), dan M. Supriyadi (U-19).

    Tak hanya itu Persebaya juga tidak bisa memainkan gelandang serang Diogo Campos karena terkena akumulasi kartu. "Memang kami kurang pemain, tapi kami harus bermain dengan pemain yang ada," kata Pikal.

    NUR HADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wiranto Ditusuk Seseorang yang Diduga Terpapar Radikalisme ISIS

    Menkopolhukam, Wiranto ditusuk oleh orang tak dikenal yang diduga terpapar paham radikalisme ISIS. Bagaimana latar belakang pelakunya?