Alasan Wolfgang Pikal Belum Bisa Dampingi Persebaya

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wolfgang Pikal. ANTARA/OJT/Dolly Rosana

    Wolfgang Pikal. ANTARA/OJT/Dolly Rosana

    TEMPO.CO, Surabaya - Pelatih Persebaya Surabaya, Wolfgang Pikal, belum bisa mendampingi anak asuhannya saat melawan Borneo FC dalam laga tunda pekan ke-22 Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat, 11 Oktober 2019.

    Direktur Media Officer Persebaya, Nanang Priyanto, mengatakan hal itu dikarenakan status juru taktik berkebangsaan Austria ini belum disahkan PT Liga Indonesia Baru selaku operator liga.

    "Proses verifikasinya di Kementerian Ketenagakerjaan masih berjalan sehingga sekarang belum dapat pengesahan dari LIB," kata Nanang saat konferensi pers jelang lawan Borneo FC, Kamis, 10 Oktober 209.

    Akibat belum disahkan statusnya, mantan asisten pelatih timnas tersebut juga tidak bisa menghadiri setiap konferensi pers. Tim pelatih secara bergantian mewakili posisi Pikal sebagai pelatih kepala.

    Seperti pada saat konferensi pers menjelang lawan Borneo FC, sore tadi. Asisten pelatih kiper, Miftahul Hadi, hadir menggantikan Pikal. Pada konferensi pers sebelumnya biasanya hadir asisten pelatih Bejo Sugiantoro.

    Terhitung sudah lima laga, termasuk lawan Borneo FC Jumat besok, Wolfgang Pikal tidak bisa mendampingi timnya di pinggir lapangan. Dia hanya bisa memantau Ruben Sanadi dan kawan-kawan dari tribun VIP suporter.

    NUR HADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?