Fakhri Husaini Soroti Penguasaan Bola Timnas U-19 Indonesia

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Timnas U-19 Indonesia. Antara

    Timnas U-19 Indonesia. Antara

    TEMPO.CO, Bogor - Pelatih Timnas U-19 Indonesia, Fakhri Husaini, mengatakan perlu ada perbaikan pada skuadnya usai melakoni laga uji coba melawan Tira Persikabo. Kedua kesebelasan bermain imbang tanpa gol dalam pertandingan yang berjalan di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu, 12 Oktober 2019 

    Dalam pengamatan Fakhri, para pemain Tira Persikabo unggul dalam hal teknik. Hal itu membuat Bagus Kahfi dan kawan-kawan mudah kehilangan bola. "Kemudian beberapa peluang dan finishing (penyelesaian akhir) kami masih ada kelemahan," ungkap dia.

    Juru taktik berusia 54 tahun ini menyebutkan skuad Garuda Muda memiliki beberapa kesempatan menciptakan gol. Salah satunya dari penyerang Serdy Hepyfano yang masuk sebagai pemain pengganti.

    Kendati tak berujung kepada gol, Fakhri optimistis, para pemainnya bisa terus meningkatkan permainan. Barisan lini depan yang dimotori oleh Bagus Kahfi dan Sutan Zico berapa kali membuat repot barisan pertanahan tim asuhan Rahmad Darmawan.

    Pelatih menilai penampilan para pemain sepanjang pertandingan cukup baik dan disiplin. "Mereka masih muda, mereka akan berkembang terus, di setiap laga. Bahkan di setiap latihan pun mereka akan terus belajar untuk memperbaiki diri," kata Fakhri.

    Timnas U-19 Indonesia berada di Grup K bersama Korea Utara, Hong Kong, dan Timor Leste pada Kualifikasi Piala AFC U-19. Keempat tim akan memperebutkan tiket menuju putaran final Piala Asia U-19 tahun depan. 

    Sebelum tampil di Kualifikasi Piala AFC U-19, Timnas U-19 Indonesia kembali menjalani uji coba melawan Cina pada 17 dan 20 Oktober 2019. Uji coba sebelumnya pernah dilakoni Indonesia melawan Iran pada September lalu. 

    IRSYAN HASYIM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.