Kualifikasi Euro 2020: Sergio Ramos Cetak Rekor Bersama Spanyol

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapten Timnas Spanyol Sergio Ramos (kanan) melakukan selebrasi bersama rekannya Marco Asensio. Reuters

    Kapten Timnas Spanyol Sergio Ramos (kanan) melakukan selebrasi bersama rekannya Marco Asensio. Reuters

    TEMPO.CO, Jakarta - Sergio Ramos memecahkan rekor pemain yang paling sering membela timnas Spanyol yang Ahad dinihari, ketika La Furia Roja ditahan Norwegia 1-1 dalam pertandingan kualifikasi Euro 2020.

    Masuknya Ramos selaku kapten Spanyol dalam starting line-up untuk pertandingan kualifikasi Euro 2020 di Oslo oleh pelatih Robert Moreno, 14 tahun sejak debut timnasnya melawan China dalam pertandingan persahabatan yang berakhir 3-0 untuk Spanyol, membuat ia kini sudah 168 kali membela La Furia Roja, melampaui capaian Iker Casillas.

    Pemain berusia 33 tahun itu adalah bagian dari skuad Spanyol yang menjuarai Piala Dunia 2010, Euro 2008 dan Euro 2012. Mengutip AFP, dia mengambil alih ban kapten timnas pada 2016 setelah pertandingan terakhir Casillas untuk Spanyol.

    Bek tengah ini bulan lalu menyamai catatan 167 pertandingan untuk timnas Spanyol yang dipegang Casillas saat Spanyol menghadapi Kepulauan Faroe.

    Ramos kini berselisih delapan cap dari rekor pemain paling sering membela timnas di Eropa yang dipegang kiper Italia Gianluigi Buffon (176) dan berselisih 16 cap di bawah pemain Mesir Ahmed Hassan yang menjadi pemegang rekor dunia dengan 184 cap.

    Ramos mengaku kecewa karena laga bersejarah untuknya itu tak berbuah kemenangan, yang harusnya bisa memastikan Spanyol lolos.

    "(Torehan) Pribadi adalah nomor dua," kata dia. "Saya rela menukar rekor demi kemenangan."

    Namun, Sergio Ramos juga mengaku bangga menjadi pemain Spanyol pemegang rekor "Saya berharap masih seragam ini lebih sering lagi."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.