Liga 1: Omid Nazari Targetkan Persib Kalahkan Persebaya di Bali

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Persib Bandung Omid Nazari. (persib.co.id)

    Pemain Persib Bandung Omid Nazari. (persib.co.id)

    TEMPO.CO, Bandung - Gelandang Persib Bandung, Omid Nazari, menargetkan bisa mengamankan tiga poin dengan mengalahkan Persebaya Surabaya di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali, pada Jumat, 18 Oktober 2019.

    "Kita selalu bermain untuk bisa mendapatkan tiga poin di manapun. Kita akan selalu punya target untuk menang di setiap pertandingan," kata Omid saat ditemui di Wisma Persib, Jalan Ahmad Yani, Bandung, Selasa, 15 Oktober 2019.

    Pemain asal Filipina itu mengaku enggan mengeluh meski laga kandang Persib digelar jauh dari Bandung. Menurut dia, ketika tidak mendapat izin untuk menggelar pertandingan di Bandung, lantas laga itu dipindah ke luar kota, maka tugas pemain tetap bisa memaksimalkan laga itu.

    "Ya benar kita akan ke Bali untuk menjalani pertandingan kandang dan ini yang terjadi. Jadi tugas kita lakukan yang terbaik dalam pertandingan melawan Persebaya nanti," ujarnya.

    Bermain di Stadion Kapten I Wayan Dipta menjadi yang pertama kali bagi Omid. Sebelumnya, pemain yang baru bergabung dengan Persib pada pertengahan musim ini, belum pernah bermain di stadion yang merupakan markas Bali United itu.

    Mantan pemain Ceres Negros itu mengatakan enggan menganggap enteng Persebaya dalam laga nanti. Apalagi, pada musim lalu, Persebaya berhasil menekuk Persib 4-1 saat laga dihelat di Bali. "Persebaya adalah tim yang bagus, jadi kita harus bekerja keras, ikuti taktik dari pelatih dan berikan yang terbaik," katanya.

    Persib kini hanya menempati peringkat 11 klasemen sementara Liga 1 dengan torehan 24 poin saja. Febri dan kawan-kawan hanya mampu lima kali menang, sembilan kali imbang dan tujuh kali kalah.

    AMINUDDIN A.S.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.