Ke Piala Eropa 2020, Spanyol Masih Harus Berbenah

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Timnas Spanyol Rodrigo melakukan selebrasi usai menjebol gawang Swedia dalam Kualifikasi Piala Eropa 2020 Grup F di Solna, Stockholm, Swedia, 15 Oktober 2019. TT News Agency/Jessica Gow/via REUTERS

    Pemain Timnas Spanyol Rodrigo melakukan selebrasi usai menjebol gawang Swedia dalam Kualifikasi Piala Eropa 2020 Grup F di Solna, Stockholm, Swedia, 15 Oktober 2019. TT News Agency/Jessica Gow/via REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Penampilan Spanyol di Kualifikasi Piala Eropa 2020 disebut-sebut jauh dari harapan para pendukung. Tim yang kini ditangani oleh Robert Moreno ini hanya bermain imbang saat melawan Swedia dan Norwegia di dua laga terakhir Grup F.

    Menanggapi hal itu, Moreno merasa kecewa dengan pihak-pihak yang meragukan nya. Faktanya, Spanyol bisa melaju ke putaran final Piala Eropa 2020.

    "Orang yang meragukan saya pada akhirnya harus mendukung. Mereka suka atau tidak, saya adalah pelatih Timnas Spanyol," kata Moreno usai laga melawan Swedia.

    Moreno yang menggantikan Luis Enrique, karena memutuskan mengundurkan diri, mengaku kecewa bila ada orang yang tidak ingin melihat Timnas Spanyol meraih hasil positif. Ia berharap semua pihak bisa mendukung penuh tim karena sedang menghadapi masa-masa yang sulit. "Saya senang dengan tim ini karena mempunyai banyak pemain bagus," sebut dia.

    Sementara penyerang Spanyol, Rodrigo, mengatakan keberhasilan melaju ke putaran final Euro 2020 amat penting bagi tim. Sebab, bila Spanyol tidak meraih kemenangan di tiap laga ada banyak pihak yang menyebut penampilan tim jauh dari kualitas sebelumnya.

    "Ini sepak bola. Jika tidak ada kemenangan orang melihat kami tidak ada di level yang bagus. Sekarang kami akan terus berbenah dan meningkatkan gaya permainan tim," sebut Rodrigo yang mencetak gol ke gawang Swedia.

    UEFA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.