Timnas U-19: Fakhri Siap Wujudkan Mimpi Masyarakat Indonesia

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Timans U-19 Indonesia, Fakhri Husaini, bercanda bersama para pemain seusai latihan di Stadion Pakansari, Bogor, Rabu, 9 Oktober 2019. (pssi.org)

    Pelatih Timans U-19 Indonesia, Fakhri Husaini, bercanda bersama para pemain seusai latihan di Stadion Pakansari, Bogor, Rabu, 9 Oktober 2019. (pssi.org)

    TEMPO.CO, Surabaya - Prestasi jeblok yang diraih Timnas Indonesia senior membuat masyarakat Indonesia menaruh harapan besar kepada Garuda Muda. Pelatih Timnas U-19, Fakhri Husaini, siap mewujudkan harapan tersebut.

    "Kami akan mencoba mewujudkan mimpi-mimpi itu. Mohon doanya," katanya saat konferensi pers menjelang laga uji coba Garuda Muda melawan Timnas Cina U-19 di Verwood Hotel Surabaya, Rabu, 16 Oktober 2019.

    Kepada anak asuhannya, Fakhri menyampaikan bahwa masyarakat Indonesia merindukan kemenangan. "Tidak peduli lagi kemenangan itu dari timnas kelompok umur," kata eks pemain timnas era 90-an itu.

    Namun begitu, Fakhri meminta masyarakat agar tidak memberikan beban terlalu berlebih kepada Bagus Kahfi dan kawan-kawan. "Seharusnya nasib sepak bola Indonesia itu ada di tangan timnas senior," kata dia.

    Sebagai pelatih timnas usia muda, Fakhri menilai tugasnya adalah bukanlah meraih sebanyak-banyak gelar juara, melainkan seberapa banyak anak asuhannya yang bisa bermain di level timnas senior.

    "Seberapa banyak gelar juara yang kami dapatkan tidak akan menaikkan peringkat FIFA. Peringkat itu ditentukan seberapa bagus prestasi timnas senior," ujar pelatih yang pernah membawa Timnas U-16 juara Piala AFF 2018 itu.

    Dalam waktu dekat Timnas U-19 akan menjalani laga kualifikasi Piala AFC U-19 2020. Bertindak sebagai tuan rumah, anak-anak Garuda Muda itu berada di Grup K bersama Korea Utara, Hong Kong, dan Timor Leste.

    NUR HADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.