Pelatih Semen Padang FC Ungkap Kunci Kalahkan Persija Jakarta

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Semen Padang FC, Eduardo Almeida. (liga-indonesia.id)

    Pelatih Semen Padang FC, Eduardo Almeida. (liga-indonesia.id)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Semen Padang Eduardo Almeida menyatakan perubahan taktik pada babak kedua menjadi kunci kemenangan 2-1 atas Persija Jakarta dalam laga lanjutan Liga 1 Indonesia di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi, Rabu.

    "Kami bermain melawan tim besar dan ini pertandingan yang sulit. Pada babak kedua kami lebih menyerang dengan melakukan beberapa pergantian," ujar Almeida seusai laga itu.

    Pada babak pertama, Persija selalu menekan pertahanan Semen Padang bahkan lini tengah mereka tidak bisa berkutik untuk lepas dari tekanan. Gol Persija juga berawal dari kesalahan pemain yang memberikan celah bagi Heri Susanto.

    Pergantian strategi dilakukan Almeida untuk lepas dari tekanan. Paling kentara, posisi Irsyad Maulana yang lebih ditarik ke belakang guna membantu serangan.

    Pemain bernomor punggung 88 ini mampu menyeimbangkan lini tengah dan beberapa kali pertahanan tuan rumah berhasil diterobos. Masuknya Vendry Mofu dan Mariando Uropmabin juga berperan besar.

    Dua pemain itu mampu menyarangkan dua gol dan membawa Semen Padang mengakhiri pertandingan dengan kemenangan.

    "Permainan tidak akan terus sama dari menit ke menit. Kami melakukan perubahan, kita memaksimalkan momen dan kita percaya kita bisa mengubah hasil. Dari dua kesempatan kita berhasil memanfaatkannya," katanya.

    Berkat kemenangan ini, Semen Padang menjauh dari zona degradasi dengan merangkak ke posisi 13 dari total 22 poin. Sebelumnya mereka berada di dasar klasemen, namun posisi mereka belum aman mengingat tim yang di bawahnya hanya terpaut satu hingga dua angka.
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.