PSM Hantam Arema FC 6-2, Darije Kalezic Puas Bisa Balas Dendam

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain PSM Makassar, Ezra Walian  (kiri). (liga-indonesia.id)

    Pemain PSM Makassar, Ezra Walian (kiri). (liga-indonesia.id)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, puas dengan kemenangan 6-2 yang diraih dari Arema FC dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Andi Mattalatta, pada Rabu, 16 Oktober 2019. Baginya, itu jadi pembalasan dendam setelah pada putaran pertama timnya kalah 0-2.

    “Saya sudah sampaikan setelah kalah dari Arema, kita masih punya kepercayaan diri,” ucap Darije usai laga.

    Karena itu dia mengucapkan selamat kepada anak asuhnya karena sukses mengalahkan Arema dengan skor telak. Menurut dia, kemenangan itu diraih karena Ferdinand Sinaga cs yang tampil konsisten selama pertandingan.

    Hasil itu juga jadi bukti kerja keras mereka untuk membuktikan setelah menelan kekalahan secara beruntun di laga tandang. “Hasil ini bagus untuk fans kita,” tutur Darije.

    Menurutnya, skuad Juku Eja menang berkat pemain yang diturunkan lapar akan kemenangan. “Dalam memutuskan pemain inti, itu berdasarkan pilihan saya, siapa pemain paling lapar kemenangan,” ujarnya.

    Selain itu, dia berujar jika dirinya juga berhati-hati dalam menurunkan pemain. Musababnya, ada pemain yang sudah diganjar kartu kuning, shingga dikhawatir jika mendapat kartu lagi tidak bisa dimainkan melawan Persija Jakarta.

    “Ini yang saya pelajari juga di Indonesia. Saya harus perhatikan keadaan kartu kuning yang bisa pengaruhi laga selanjutnya,” kata dia.

    PSM Makassar melibas Arema FC dengan skor 6-2. Gol PSM Makassar dicetak Ferdinan Sinaga (menit 5, 58), Rizky Pellu menit 24, Marc Klok melalui titik putih menit 38, Ezra Walian menit 68, dan Willjan Pluim menit ke-72. Sedangkan Arema dicetak Dedik Setiawan menit 26 dan Ricky Kayame menit 81.

    DIDIT HARIYADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.