Barcelona Ingin Jadikan Pedri sebagai Iniesta Baru, Ini Alasannya

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pedri (kiri) yang direkrut Barcelona dari Las Palmas (fcbarcelonanoticias.com)

    Pedri (kiri) yang direkrut Barcelona dari Las Palmas (fcbarcelonanoticias.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Barcelona berharap Pedri, pemain remaja yang mereka rekrut dari Las Palmas pada musim panas 2019 ini, bisa menjadi Andres Iniesta yang baru. Nama lengkapnya Pedro Gonzalez Lopez. Tapi, lebih gelandang serang ini bisa dipanggil Pedri.

    Iniesta adalah pemain gelandang legendaris yang membawa Barcelona memenangi berbagai trofi juara utama dan membawa Spanyol memenangi Euro 2008-2012 dan Piala Dunia 2010.

    Juara bertahan La Liga Spanyol berjuluk  Blaugrana ini membayar Las Palmas sebesar lima juta euro atau sekitar Rp 78,40 miliar untuk mendaparkan pemain berusia 16 tahun tersebut. Tapi, Las Palmas mengklaim kesepakatannya bisa mencapai 20 juta euro jika pemain itu berprestasi tinggi di Barca.

    Meski masih remaja, Pedri sudah secara reguler menjadi pemain tim tim utama Las Pasmas yang berkiprah di divisi kedua La Liga.

    Alasan utama buat Barcelona untuk mendorong Pedri agar segera mampu bermain di tim senior klub Catalan ini adalah adanya keyakinan di jajaran pembina Blaugarana bahwa ia bisa mewarisi kehebatan Iniesta.  

    Pedri digambarkan pintar membaca jalannya pertandingan, punya kontrol bola yang prima, dan umpan yang akurat. Tapi, sebagian bilang ia tak mirip Iniesta, karena ia lebih cenderung langsung naik menyerang untuk mencetak gol.

    Pedri sendiri mengakui acuannya dalam bermain sepak bola adalah Andres Iniesta. “Tapi, ayah saya juga menunjukkan kepada saya videro rekaman (Michael) Laudrup," katanya. Michael Laudrup adalah mantan bintang Barcelona dari Denmark yang juga bermain di ini tengah.

    MARCA | ESPN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.