Prediksi Liga 1: Borneo FC vs Bali United, Menguji Kandidat Juara

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepak bola Bali United, Ilija Spasojevic bersama rekan-rekannya berselebrasi usai mencetak gol dalam pertandingan antara Bali United melawan Kalteng Putra saat lanjutan pertandingan Liga 1 Indonesia di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Ahad, 29 September 2019. Bali United berhasil menang dengan skor 2-1. Johannes P. Christo

    Pesepak bola Bali United, Ilija Spasojevic bersama rekan-rekannya berselebrasi usai mencetak gol dalam pertandingan antara Bali United melawan Kalteng Putra saat lanjutan pertandingan Liga 1 Indonesia di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Ahad, 29 September 2019. Bali United berhasil menang dengan skor 2-1. Johannes P. Christo

    TEMPO.CO, Jakarta - Kompetisi Liga 1 Indonesia 2019 baru menginjak pekan ke-23 dari total 34. Gelar juara masih terbuka lebar bagi tim mana pun. Namun dari 18 peserta liga, Bali United bisa dibilang salah satu kandidat kuat jawara Liga 1.

    Bali United yang dilatih oleh Stefano Cugurra mampu menunjukkan penampilan yang stabil. Di tengah padatnya jadwal kompetisi dan kewajiban klub melepas pemain untuk Timnas, Stefano terbilang apik dalam mengelola tim.

    Di sisi lain, prestasi berada di puncak klasemen dan unggul 10 poin dari rival terdekat, Madura United (38 poin), diraih Bali United dalam 20 laga. Stefano Lilipaly dan kawan-kawan masih menyimpan dua laga dibanding tim-tim lain yang sudah tampil rata-rata 22. Keuntungan ini bisa menjadi nilai tambah bagi Bali United.

    Sementara bagi Borneo FC, keberhasilan mencapai peringkat ke-4 (34 poin) papan atas membuat manajemen cukup puas. Namun Manajer Borneo FC Dandri Dauri mengingatkan pemain agar terus waspada dan fokus. Sebab, kompetisi Liga 1 kerap memberikan kejutan-kejutan tak terduga dan persaingan di peringkat 10 besar pun amat ketat.

    Komentar Tim

    Manajer Borneo, Dandri Dauri

    "Saat ini kami dari manajemen cukup puas. Tapi bukan berarti staf pelatih dan pemain jadi santai. Semua harus terus bekerja keras."

    "Kami mau kompetisi ini terus berjalan adil. Tidak boleh ada yang diuntungkan dan dirugikan dari laga tunda. Jadi saya minta komitmen bersama dari semua pihak."

    "Tentu harus tiga poin. Malu main di kandang kalau dapat seri apalagi kalah," kata Manajer Borneo FC, Dandri Dauri, seperti dikutip laman Liga Indonesia.

    "Kalau materi pemain saya pikir berimbang saja. Pembeda nanti kelihatan dari strategi. Kami yang main di kandang tidak boleh kalah," kata dia.

    Pelatih Bali United, Stefano Cugurra

    "Kami datang ke Samarinda ini tentunya punya target untuk meraih hasil positif berupa kemenangan. Para pemain saya harapkan mau bekerja keras untuk mewujudkannya."

    "Masih banyak pertandingan artinya masih banyak poin bisa kami raih.” Saat menanggapi peluang Bali United menjuarai Liga 1 2019.

    Head to Head

    Borneo FC

    Persebaya vs Borneo 0-0
    Borneo vs Persija 1-0
    Bhayangkara FC vs Borneo 1-1

    Bali United

    Bali United vs Kalteng Putra 2-1
    Persebaya vs Bali United 1-1
    Persija vs Bali United 0-1

    Bali United vs Borneo 2-1
    Bali United vs Borneo 2-2
    Borneo vs Bali United 2-0

    Susunan Pemain

    Borneo FC

    Nadeo Arga Winata. Abdul Rahman, Nur Diansyah, Javlon Guseynov, Juan Ramon Alsina. Sultan Samma, Terens Puhiri, Mkarius Fredik Suruan, Renan Silva. M Sihran, Matias Conti

    Bali United

    Wawan Hendrawan. Michael Orah, Haudi Abdillah, I Made Andhika Wijaya,
    Willian Pacheco. Fadil Sausu, Paulo Sergio, Brwa Naouri. Stefano Lilipaly, Melvin Platje, Ilija Spasojevic.

    Prediksi

    Peluang laga berakhir imbang cukup besar. Namun Bali United sedikit diunggulkan karena mempunyai materi pemain yang lebih dalam dibanding tim tuan rumah. Kejelian pelatih dalam menerapkan strategi yang akan jadi pembeda.

    LIGA INDONESIA | ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.