Kata Seto Nurdiyantoro Setelah PSS Sleman Masuk 3 Besar Liga 1

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro. (liga-indonesia.id)

    Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro. (liga-indonesia.id)

    TEMPO.CO, Yogyakarta - PSS Sleman berhasil menembus tiga besar klasemen Liga 1 2019 setelah menaklukkan Kalteng Putra 1-0 dalam laga pekan ke-23 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat 18 Oktober 2019.

    Anak asuh Seto Nurdiyantoro yang sebelumnya di papan tengah atau peringkat tujuh, langsung melesat ke peringkat empat besar klasemen dengan total 35 poin.

    Sedangkan Kalteng Putra yang juga berstatus tim promosi seperti Sleman, makin terjerembab di jurang degradasi. Bahkan mereka menduduki peringkat paling bawah dengan berada di posisi 18 klasemen dengan poin 20.

    Kemenangan atas laga kandang ini seolah menjadi momen manis bagi Laskar Sembada yang menurut statistik lebih kerap kalah di laga kandang.

    Gol semata wayang PSS dalam laga itu ditorehkan Yehven Bokashvili di menit 11. Pemain asal Ukraina itu pun menjadi bintang kemenangan PSS setelah mencetak satu-satunya gol di laga tersebut.

    Gol Yevhen ini kian memperkuat posisi pemain itu sebagai top scorer PSS dengan torehan 12 gol sepanjang musim ini.

    Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro mengaku puas anak asuhnya akhirnya berhasil mengeluarkan tajinya di hadapan ribuan pendukungnya.

    "Kami bersyukur dengan kemenangan ini. Hasil ini sangat membawa dampak positif bagi tim dan mengamankan target kami," kata Seto. 

    Seto menuturkan laga ini cukup menyulitkan anak asuhnya. Sebab Kalteng bermain tanpa beban walau sempat didera persoalan persiapan yang minim akibat masalah internalnya.

    Seperti diketahui, jelang persiapan lawan PSS, para pemain Kalteng dikabarkan sempat mogok latihan karena terlambatnya gaji pemain.

    " Evaluasi kami, pemain masih banyak melakukan kesalahan individu, sehingga minim peluang," ujarnya.

    Seto menuturkan masih ada beberapa pertandingan yang harus dituntaskan dengan baik oleh skuadnya. Khususnya laga kandang pada 24 Oktober 2019 nanti di mana mereka akan menjamu Macan Kemayoran Persija Jakarta.

    Adapun Pelatih Kalteng Putra Gomes de Oliviera mengatakan menghargai penuh anak asuhnya yang sudah bekerja keras selama laga berjalan.

    "Hasil pertandingan tidak begitu baik. Tapi mereka tampil konsisten, sayang kami tetap tak bisa cetak gol," ujarnya.

    Gomes mengatakan ia tak mau anak asuhnya terus larut dengan kekecewaan. Kalteng Putra harus tetap bersemangat demi terlepas dari jurang degradasi. "Kami akan lanjut pertandingan berikutnya menghadapi Borneo, semoga hasilnya lebih baik," ujarnya.

    PRIBADI WICAKSONO

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.