Liga 1: Persebaya Dihantam Persib 1-4, Apa Kata Wolfgang Pikal?

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wolfgang Pikal melatih Persebaya Surabaya. instagram.com/officialpersebaya

    Wolfgang Pikal melatih Persebaya Surabaya. instagram.com/officialpersebaya

    TEMPO.CO, JakartaPersebaya Surabaya takluk 1-4 dari Persib Bandung dalam lanjutan Liga 1 pekan ke-23 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat malam, 18 Oktober 2019. Hasil ini membuat Bajul Ijo gagal meraih kemenangan di empat laga terakhirnya.

    Pelatih Persebaya Wolfgang Pikal menilai anak asuhnya sudah berjuang maksimal dalam kondisi krisis pemain.

    “Kami punya masalah karena tidak bisa full team. Ada tujuh pemain yang absen pada laga tadi. Ada yang demam, cedera, akumulasi kartu, dan masih membela timnas Indonesia U-23 maupun U-19. Kalau kami full team, mungkin hasil bisa berbeda,” kata dia, seperti dikutip laman Persebaya.

    Pada laga tadi, Persebaya tidak dapat menurunkan Otavio Dutra dan Ruben Karel Sanadi yang diboyong ke Bali. Selain itu Pikal juga tidak bisa menampilkan Misbakus Solikin, Irfan Jaya, Osvaldo Haay, Moch. Supriadi, hingga Rachmat Irianto.

    Pikal menegaskan Persebaya tak mau larut dalam kekecewaan. Ia dan timnya langsung mengalihkan fokus menghadapi laga berikutnya, menghadapi Persela dengan jeda waktu empat hari. “Kami segera mempersiapkan tim melawan Persela. Dan semoga pemain-pemain yang cedera bisa pulih tepat waktu,” kata pelatih asal Austria ini.

    Sementara itu, winger Oktafianus Fernando percaya tim asal Kota Pahlawan ini bisa bangkit.

    “Hasil-hasil ini mengingatkan saya dengan raihan musim lalu. Kami pernah terpuruk, hanya sekali menang dalam lima laga terakhir. Kemudian kami, pemain, pelatih dan staf berkumpul setelah kalah dari Borneo FC di kandang,” kata pemain yang akrab disapa Ofan itu.

    Ia melanjutkan, “Saat itu kami semua berbicara dari hati ke hati. Hingga akhirnya kami mampu bangkit, sempat meraih empat kemenangan beruntun. Mungkin hasil ini bisa menjadi pengingat kami bagaimana harus bertindak.”

    Menurutnya, Persebaya akan langsung fokus menghadapi Persela Lamongan. “Kami harus menatap (laga) ke depan. Karena tidak ada waktu lagi, kami harus bertindak untuk memberikan yang terbaik (melawan Persela),” kata kakak kandung Marselino Ferdinan, pemain timnas Indonesia U-16 ini.

    Persebaya Surabaya saat ini menempati posisi kedelapan klasemen Liga 1 dengan nilai 31 dari 23 laga.

    PERSEBAYA.ID


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.