Izin Saddil untuk SEA Games 2019, Indra Minta Malaysia Sportif

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain tim nasional (timnas) Indonesia U-23 Saddil Ramdani (tengah) mengejar bola dengan pemain timnas Brunei Darussalam Muhammad Nur (kiri) dan Rahmin Abdul Ghani dalam laga kualifikasi grup K Piala Asia U-23 AFC 2020 di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi, Vietnam, Selasa, 26 Maret 2019. Gol Muhammad Dimas Drajad diciptakan di menit ke-31, sementara gol Rafi hadir di menit ke-78. ANTARA

    Pemain tim nasional (timnas) Indonesia U-23 Saddil Ramdani (tengah) mengejar bola dengan pemain timnas Brunei Darussalam Muhammad Nur (kiri) dan Rahmin Abdul Ghani dalam laga kualifikasi grup K Piala Asia U-23 AFC 2020 di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi, Vietnam, Selasa, 26 Maret 2019. Gol Muhammad Dimas Drajad diciptakan di menit ke-31, sementara gol Rafi hadir di menit ke-78. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta- Pelatih Timnas U-23, Indra Sjafri, mengatakan  keikutsertaan Saddil Ramdani di SEA Games 2019 tergantung izin dari klubnya, Pahang FA. Pelatih berusia 56 tahun ini tidak bisa berbuat banyak kalau ternyata memang Saddil tidak mendapat izin dari klub Liga Super Malaysia itu.

    "Kalau klubnya izin kita panggil tapi kalau klubnya tidak izinkan ya sudah, simpel," kata dia usai latihan Timnas U-23 di Lapangan G, Senayan, Jakarta, Senin, 21 Oktober 2019.

    Mantan pelatih Bali United ini mengatakan tidak bakal bersikeras membawa Saddil kalau tidak mendapat izin. Indra cuma meminta Federasi Sepakbola Malaysia (FAM) dan klub Pahang FA untuk berbuat adil untuk memberi izin ke Saddil karena ada juga pemain dari klub itu yang ikut ke SEA Games memperkuat tim Harimau Malaya.

    "Malaysia harus adil dong, ada pemain dia yang main di klub dia diizinkan, tapi Saddil tidak, kan tidak adil. Tidak sportif dong, kalau seperti itu," kata dia meminta ketegasan dari FAM dan Pahang FA.

    Pada Piala AFF U-22 2019, Saddil juga sempat terhambat izin oleh klub Pahang FA untuk memperkuat Tim Merah Putih. Saat itu Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menemui Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) demi mendatangkan Saddil Ramdani ke Timnas U-22 Indonesia.

    "Kami langsung bernegosiasi dengan FAM. Kami meminta agar Saddil diizinkan bergabung ke timnas karena sebagai sesama negara di Asia Tenggara, seharusnya kita tahu pentingnya Piala AFF ini seperti apa," ujar Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria.

    Ratu Tisha melanjutkan, ia menyadari bahwa turnamen AFF tidak masuk dalam agenda resmi FIFA. Akan tetapi, kompetisi itu tetap dinilai penting sebagai persiapan Timnas U-22 Indonesia, juga Malaysia, menuju kualifikasi Piala U-23 Asia 2020 pada 22-26 Maret 2019. "Jadi, kami berharap FAM memahami permintaan kami," tutur Ratu Tisha.

    IRSYAN HASYIM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.