Ronaldo Tegaskan Usia Bukan Jadi Penentu Akhir Karirnya

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Cristiano Ronaldo berpose setelah meraih penghargaan MARCA Legend award di Reina Victoria Theater, Madrid, 30 Juli 2019. Penghargaan ini diterimanya atas kesuksesannya dalam perjalanan karir sebagai pemain profesional dan jangakuan pada level dunia. REUTERS/Juan Medina

    Cristiano Ronaldo berpose setelah meraih penghargaan MARCA Legend award di Reina Victoria Theater, Madrid, 30 Juli 2019. Penghargaan ini diterimanya atas kesuksesannya dalam perjalanan karir sebagai pemain profesional dan jangakuan pada level dunia. REUTERS/Juan Medina

    TEMPO.CO, Jakarta - Cristiano Ronaldo kembali dinominasikan untuk Ballon d'Or pada awal pekan ini. Bintang Juventus ini mengatakan bahwa karirnya sebagai pemain sepak bola tidak akan ditentukan oleh usia.

    "Usia hanyalah angka," kata pemain asal Portugal yang kini berusia 34 tahun, menjelang pertandingan Liga Champions antara Juventus melawan Lokomotif Moscow pekan ini.

    Ia mengatakan bahwa pada usia 34, 35, 36 tahun bukan berarti berada di akhir karir Anda. "Saya bisa menunjukkan itu dengan penampilan saya, bagaimana saya bermain, cara saya bermain, cara saya masih merasa baik, tajam, memikirkan permainan, lebih matang. Ini membuat perbedaan," tuturnya.

    Ronaldo masih memiliki sisa waktu kontrak 2,5 tahun di Juventus. Ia pun masih dalam kondisi luar biasa. Baru-baru ini, mantan pemain Real Madrid ini mencetak gol ke-700 sebagai pemain sepak bola profesional. Ia juga terus mencoba memecahkan rekor.

    Pemain Timnas Portugal ini menegaskan bahwa saat ini tidak terlalu memprioritaskan target individu. Ia berharap memenangkan trofi bersejarah bersama Juventus. "Kami ingin memenangkan Serie A, kami ingin memenangkan Piala, Liga Champions," katanya.

    "Juventus harus memikirkan hal yang besar. Kami akan berusaha memenangkan semua trofi, kami tahu ini akan sulit, terutama liga dan Liga Champions, tetapi saya pikir itu mungkin. Segalanya mungkin," kata dia.

    "Dalam hal (kehormatan) individu, saya tidak bisa mengatakan apa-apa karena ini adalah individu. Ini bukan hal yang paling penting," ucapnya. "Yang paling penting adalah penghargaan kolektif. Jika Anda memenangkan penghargaan kolektif, Anda memiliki lebih banyak kesempatan untuk memenangkan penghargaan individu. Ballon d'Or bagi saya di tempat kedua."

    "Untuk memenangkan pertandingan, untuk mencetak gol, untuk bersenang-senang, untuk tiba di rumah dan melihat anak-anak saya bahagia dan berkata, 'Selamat ayah untuk mencetak gol.' Itu membuat saya bahagia," tuturnya. "Ini adalah motivasi saya untuk datang untuk berlatih, untuk pertandingan, untuk menghibur orang dan para penggemar dengan hasrat saya."

    MIRROR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.