Liverpool Vs Tottenham, Klopp: Spurs Jangan Main Seperti MU

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gelandang Liverpool Alex Oxlade-Chamberlain, melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Genk dalam pertandingan Grup E Liga Champions di Luminus Arena, Genk, Belgia, 24 Oktober 2019. Action Images via Reuters/Paul Childs

    Gelandang Liverpool Alex Oxlade-Chamberlain, melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Genk dalam pertandingan Grup E Liga Champions di Luminus Arena, Genk, Belgia, 24 Oktober 2019. Action Images via Reuters/Paul Childs

    TEMPO.CO, Jakarta - Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, mengatakan mereka kesulitan menjadi diri sendiri ketika  melawan Manchester United di Old Trafford. The Reds tak pernah menang di sana sejak 2014 dan hanya imbang 1-1 Minggu lalu. Kesulitan tersebut akan dibereskan Klopp saat menjamu Tottenham Hotspur di Anfield malam ini, Minggu 27 Oktober 2019.

    Finis di Liga Primer Inggris musim lalu, 2018-2019, di peringkat kedua dengan keunggulan 31 poin jauh di atas Manchester United, jelas Liverpool tampak lebih superior dari The Reds Devils.

    Tap, para pemain Liverpool seperti mengalami hambatan mental saat bertanding menjalani pekan sembillan Liga Primer Inggris 2019-2020 di Old Trafford, pekan lalu.

    “Kami harus memperbaiki diri untuk bisa bermain tandang di markas Manchester United, sebab sekali lagi kami menjadi bukan diri sendiri,” kata pelatih asal Jerman ini menjelang timnya, Liverpool, menjamu Tottenham Hotspur pada malam ini.

    “Tapi, dengan Tottenham, ini berbeda. Ini sebuah pertandingan kandang, dengan Tottenham selalu merasa jika mereka bisa bermain lebih naik lagi,” Klopp melanjutkan.

    Klopp meyakini United selalu lebih cenderung bertahan jika mereka melawan Liverpool. “Saya bukan orang yang seharusnya frustrasi dengan gaya United. Mereka tidak akan bermain bertahan jika melawan tim lain.”

    Karena itu, Jurgen Klopp dengan terbuka mengatakan bahwa ia berharap pertandingan melawan Tottenham berjuluk Spurs akan jauh lebih terbuka, ketika tim dari London asuhan pelatih Mauricio Pochettino tersebut akan tampil di Anfield malam ini.

    Tapi, sejauh mana Tottenham akan bermain terbuka dan lebih agresif naik menyerang masih patut dipertanyakan. Pasalnya, Pochettino sudah jauh-jauh hari mengatakan Liverpool adalah favorit juara liga musim ini.

    “Tentu saja masih terlalu dini dalam musim ini. Tapi, jelas Liverpool dan Manchester City adalah favorit pemenang musim ini,” kata pelatih dari Argentina tersebut.

    Karena itu, ada prediksi bahwa Tottenham Hotspur juga akan lebih memperhatikan sistem pertahanannya dalam laga lam ini, meski mungkin tak terlalu defensif seperti United.

    Pasalnya, dengan masih menempati urutan ke-10 dari 20 tim pada pekan ke-10 Liga Primer Inggris musim ini, Tottenham Hotspur mesti lebih agresif untuk merebut kemenangan, termasuk melawan pemimpin klasemen, Liverpool.

    METRO.CO.UK | SOCCERNET


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.