Setelah La Nyalla, Bernhard Limbong Minta Kongres PSSI Diundur

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bernhard Limbong. TEMPO/Amston Probel

    Bernhard Limbong. TEMPO/Amston Probel

    TEMPO.CO, Jakarta - Penentuan jadwal Kongres Luar Biasa PSSI pada 2 November 2019 kembali mendapatkan komplain dari salah satu calon ketua umum. Setelah La Nyalla Mattalitti, kini Bernhard Limbong yang mengeluhkan waktu pemilihan yang dinilai singkat.

    "Kalau dari segi timing terlampau cepat, kenapa harus begitu, harusnya penentuan calon itu berapa bulan," kata dia saat dihubungi Tempo, Senin, 28 Oktober 2019.

    Menurut dia, tahapan penentuan calon, pengajuan banding dan penyusulan ke Federasi Sepakbola Dunia (FIFA) harus mempunyai jeda. Jadi, kata Bernhard, tepat kalau waktu pelaksanaan 25 Januari 2020.

    Bernhard juga mempertanyakan calon yang bisa mendaftar secara bersamaan sebagai calon ketua umum, wakil ketua umum, dan calon komite eksekutif (Exco). "Kan tidak lucu, harus profesional dari awal," ujarnya.

    Ia juga meminta calon fokus mendaftar ke salah satunya saja. Mereka harus sudah bisa mengetahui kapasitas masing-masing. Menurut dia, standar mempunyai pengalaman lima tahun juga ditentukan oleh komite pemilihan secara serampangan.

    "Jangan ikut-ikut sepak bola, sudah merasa pengalaman sepak bola, pelakunya langsung yang memahami pahit getirnya sepak bola, itu namanya yang lima tahun mengurus PSSI, bukan tiba-tiba ikut panitia ad hoc, tiba-tiba berpengelaman," ucapnya.

    Menurut Bernhard, mepetnya waktu yang tersedia membuat publik tidak bisa mengenal secara detail calon-calon ketua umum yang bakal maju. Apalagi negara ini sempat disibukkan dengan pelantikan anggota legislatif, pelantikan presiden, dan pelantikan menteri. "Sebaiknya harus diundur dong," kata dia berharap komite pemilihan merevisi waktu pelaksanaan kongres.

    Sebelumnya, salah satu calon ketua umum PSSI periode 2019-2023, La Nyalla Mattalitti, menolak untuk hadir dan terlibat dalam kongres pemilihan Exco PSSI 2019-2023, yakni satu ketua umum, dua wakil ketua umum dan 12 anggota Exco, karena menurut dia bermasalah (not clear).

    Menurut La Nyalla, kongres itu seharusnya berlangsung pada 25 Januari 2020, sesuai kesepakatan awal PSSI dengan FIFA dan AFC.

    IRSYAN HASYIM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Modus Sejumlah Kepala Daerah dan Pejabat DPD Cuci Uang di Kasino

    PPATK menyingkap sejumlah kepala daerah yang diduga mencuci uang korupsi lewat rumah judi. Ada juga senator yang melakukan modus yang sama di kasino.