Romelu Lukaku Sudah Cetak 7 Gol, Pendekatan Conte Lebih Baik?

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Inter Milan Romelu Lukaku dan pelatih Antonio Conte. REUTERS/Daniele Mascolo

    Pemain Inter Milan Romelu Lukaku dan pelatih Antonio Conte. REUTERS/Daniele Mascolo

    TEMPO.CO, Jakarta - Melihat penampilan Romelu Lukaku sekarang di Inter Milan sekarang sulit membayangkan bagaimana ia bisa tak optimal di Manchester United musim lalu.

    Pada pekan ke-10 Seri A Liga Italia, Selasa, 29 Oktober 2019, Lukaku mencetak golnya yang ketujuh di Seri A musim ini. Penyerang tengah dari Belgia ini mencetak gol kedua Inter ketika mengalahkan tuan rumah Brescia 2-0.

    Bersama Lautaro Martinez yang mencetak gol pertama, Lukaku berjasa membawa Inter mencapai puncak klasemen divisi tertinggi di Liga Italia. Mereka memberi tekanan kepada Juventus dengan keunggulan dua poin. Meski, Cristiano Ronaldo dan kawan-kawannya dari Turin itu memang baru menyelesaikan sembilan pertandingan.

    Seusai mencetak gol kedua Inter pada menit ke-53 itu, Lukaku berlari ke pinggir lapangan untuk memeluk pelatih Antonio Conte. Pelatih asal Italia ini yang menginginkan Lukaku musim ini. Sebab, Conte sudah tahu kemampuan pemain Belgia ini ketika ia masih melatih Chelsea di Liga Primer Inggris.

    Jika melihat bagaimana Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, sekarang dikabarkan sibuk melakukan ancang-ancang untuk mencari penyerang tengah baru dalam bursa transfer Januari 2020, wajar kalau ada pertanyaan mengapa ia melepas Lukaku.

    Sepak bola tidak sekadar permainan fisik, tapi juga mental. Sering kali disebut mereka yang bermain dengan hati akan lebih bagus mainnya.

    Dan, hal itu menyangkut kecocokan. Kemungkinan Lukaku sudah merasa tidak kerasan lagi di Old Trafford akibat kian sering dibangkucadangkan oleh Solskjaer.

    Tapi, sebelum pindah ke Inter,  Lukaku memang beberapa kali mengalami cedera. Grafiknya juga semakin menurun selepas ditarik Manchester United dari Everton.

    Kompetisi memang masih panjang. Masih ada 28 pertadingan lagi buat Inter Milan sampai Mei-Juni 2020 mendatang di Seri A.

    Jika Romelu Lukaku mampu mempertahankan konsistensi performanya sepanjang musim ini sampai finis tahun depan, bisa jadi Antonio Conte memang lebih bisa menyelami sosok pemain bertipe bomber dahsyat ini daripada Solskjaer.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.