Jaga Kekompakan Timnas U-16 Gelar Latihan Rutin

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Timnas Indonesia U-16 menyanyikan lagu Indonesia Raya sebelum pertandingan melawan Timnas Brunei Darussalam U-16 pada laga kualifikasi Piala AFC U-16 2020 di Stadion Madya, Jakarta, Jumat 20 September 2019. ANTARA FOTO/Galih Pradipta

    Pemain Timnas Indonesia U-16 menyanyikan lagu Indonesia Raya sebelum pertandingan melawan Timnas Brunei Darussalam U-16 pada laga kualifikasi Piala AFC U-16 2020 di Stadion Madya, Jakarta, Jumat 20 September 2019. ANTARA FOTO/Galih Pradipta

    TEMPO.CO, Jakarta - Timnas U-16 yang akan tampil di Piala Asia U-16 2020 di Bahrain dijadwalkan menggelar latihan rutin setiap bulan. Pelatih Timnas U-16 Bima Sakti menyatakan pertemuan rutin dilakukan untuk menjaga kekompakan dan fisik pemain.

    “Itu bagian dari program kami. Setiap TC (training camp) kami adakan uji coba internal game, kemudian melawan tim luar, untuk menjaga stamina,” kata Bima, Rabu, 30 Oktober 2019.

    Mantan pemain Timnas Indonesia tersebut menjelaskan para pemain akan berkumpul setiap bulan selama dua pekan. Periode November, TC digelar 15-28 November 2019 mengambil tempat di Bogor. Bulan berikutnya, pemusatan latihan nasional (Pelatnas) diadakan di Bekasi pada 2-16 Desember 2019.

    Saat ini skuad Timnas U-16 tengah kembali ke daerah atau klub masing-masing. Bima menyatakan selama masa persiapan menuju putaran final Piala Asia U-16 2020 proses seleksi tetap berjalan. Dengan kata lain, tidak menutup kemungkinan ada pemain baru yang datang.

    “Semoga saja ada lagi, akan kami coba. Kalau memang mereka lebih baik, dari pemain yang sebelumnya, ya kami akan beri kesempatan,” sebut Bima.

    Ihwal calon lawan, Bima menyebut, tidak ada yang mudah. Negara-negara seperti Korea Selatan, Jepang, dan Arab Saudi masih mendominasi sepak bola di Asia. “Yang pasti yang lolos (calon lawan) di Piala Asia ini pasti berat semua,” kata dia.

    PSSI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Menyebabkan Wabah Mirip SARS di Kota Wuhan, Cina

    Kantor WHO cabang Cina menerima laporan tentang wabah mirip SARS yang menjangkiti Kota Wuhan di Cina. Wabah itu disebabkan virus korona jenis baru.