Calon Ketua Umum PSSI, Arif Putra Tawarkan Konsep Sister Club

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • CEO Nine Sport Inc. Arif Putra Wicaksono (kanan) dan CEO Bandung Premier League Doni Setiabudi berfoto bersama usai pendeklarasian diri menjadi calon ketua umum dan wakil ketua umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) di Jakarta, Senin (9/9). (Antara/ABDI untuk PSSI 2.0)

    CEO Nine Sport Inc. Arif Putra Wicaksono (kanan) dan CEO Bandung Premier League Doni Setiabudi berfoto bersama usai pendeklarasian diri menjadi calon ketua umum dan wakil ketua umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) di Jakarta, Senin (9/9). (Antara/ABDI untuk PSSI 2.0)

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon Ketua Umum PSSI, Arif Putra Wicaksono, menilai pengetahuan klub di Indonesia mengenai sepak bola modern masih minim. Menurut dia, PSSI tidak bisa memaksakan klub di berbagai tingkat kompetisi menerapkan sistem manajemen sepak bola modern tanpa peningkatan kapasitas.

    "Pengetahuan masih sangat minim makanya dibutuhkan asistensi," kata Arif dalam diskusi olahraga dengan tema Mendapat Ketua PSSI yang Ideal di kantor Kemenpora, Rabu, 30 Oktober 2019.

    Asistensi, kata Arif bakal didapatkan melalui program sister club. Menurut dia, program yang ditawarkan itu sudah mendapatkan kesepakatan dengan 25 klub di Eropa. Beberapa klub yang sudah siap melakukan asistensi dan supervisi, yakni Real Madrid, Barcelona, AC Milan, Liverpool, PSG (Paris Saint-Germain), Inter Milan, Olympique Lyon, dan Feyenoord.

    "Untuk 25 itu angka yang masih kecil, belum cukup tapi hal tersebut saya lakukan ketika saya tidak menggunakan panji PSSI. Jadi jika saya menggunakan PSSI akan sangat mudah bagi saya mendapatkan jumlah klub yang lebih banyak lagi untuk support Indonesia," kata dia.

    Ia menuturkan lebih detail. Dari semua klub Eropa itu, kata dia, wajib mengirimkan dua orang ke Indonesia dengan jabatan Direktur Teknik dan Manajer Umum.

    Menurut dia, dengan program sister club itu akan bisa membangun infrastruktur permainan sepak bola dari junior sampai level senior. "Ini juga berguna untuk personalia. Dia akan membantu bisnis cooperation dari klub itu sendiri," tuturnya.

    Ia juga meyakini, program sister club bakal membantu dalam perbaikan keuangan klub dan membangun good governace. Ha itu, menurut dia, bakal menarik sponsor untuk berpartisipasi di kompetisi liga. "Jika ada pembinana yang bagus, mereka punya opsi menciptakan pemain buat klub atau menjual pemain mereka. Itu juga akan sangat membantu," kata dia.

    Arif yang membawa konsep program sister club ini akan bersaing dengan 10 calon Ketua PSSI lain pada Kongres Luar Biasa PSSI pada Sabtu besok. Mereka yakni, Aven S Hinelo, Bernhard Limbong, Fary Djemi Francis, La Nyalla Mattaliti, Mochamad Iriawan, Rahim Soekasah, Sarman, Vijaya Fitriyasa, dan Yesayas Oktavianus.

    IRSYAN HASYIM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H