Jadi Ketua PSSI, Iwan Bule Akan Buat Divisi Pembinaan Suporter

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan alias Iwan Bule. Antara

    Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan alias Iwan Bule. Antara

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum PSSI Periode 2019-2023, Mochamad Iriawan alias Iwan Bule, mengatakan pekerjaan utamanya sebagai nakhoda baru federasi sepak bola Indonesia yakni mengurus masalah suporter. Menurut dia, menyelesaikan kerusuhan suporter yang rutin terjadi menjadi salah satu langkah awal yang dilakukan kepengurusannya.

    "Termasuk PR cukup berat, saya nanti akan membuat divisi khusus, divisi yang membidangi pembinaan fans atau suporter," kata dia di Hotel Shangri-La, Sabtu, 2 November 2019.

    Iwan Bule secara resmi menjadi Ketua Umum PSSI periode 2019-2023. Dia mengalahkan dua kandidat lainnya, yakni Rahim Soekasah dan Arif Putra Wicaksono. Sekretaris Umum Lemhanas ini meraih suara mayoritas, yakni 82 suara dari 86 suara.

    Ide soal membuat divisi khusus soal suporter sudah digaungkan Iwan Bule sebagai salah satu programnya sebagai calon ketua. Pada 21 Agustus 2019 lalu, misalnya, Ia mengatakan mulai membayangkan para suporter itu dipertemukan. "Bagaimana caranya, nanti Arema, salah satu orang. Saya dapat masukan dari mana, dari mereka. Saya tanya maunya suporter apa sih, ya kan kita tidak pernah dikumpulkan," ujarnya di Jakarta kala itu.

    Secara teknis, Iwan Bule memberikan gambaran, sekitar 20 orang perwakilan suporter, seperti Aremania, Jakmania, Viking, Bonek, dan komunitas suporter lainnya rutin bertemu. Kegiatannya bisa dengan berkemah bersama membahas persoalan sepak bola. "Kita kumpul berkemah. Tanggung jawab itu di kepala divisinya. Ada kepala divisi yang membidangi itu," tuturnya.

    Ia mengaku gagasan soal pembinaan suporter berasal dari masukan para pendukung klub-klub. Ketika berdialog, kata dia, suporter menyampaikan saran untuk difasilitasi bertemu dengan pendukung di tim rival. "Itu baru satu pola yang saya temukan, mudah-mudahan itu bisa tercipta," katanya.

    Iwan Bule memberikan contoh saat Peru melawan Brasil, suporter Brasil tidak terpancing emosi saat suporter Peru bersorak merayakan kegembiraan seusai mencetak gol. "Indonesia ingin seperti itu tentu tidak semudah membalikkan telapak tangan," ujarnya.

    IRSYAN HASYIM

     
     
     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.