Jelang Liverpool Vs City Minggu, Pep Ralat Komentarnya Soal Mane

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekspresi manajer Manchester City Pep Guardiola, saat melihat timnya melawan Wolverhampton Wanderes dalam pertandingan Liga Inggris di Stadion Etihad, Manchester, 6 Oktober 2019. Action Images via Reuters/Carl Recine

    Ekspresi manajer Manchester City Pep Guardiola, saat melihat timnya melawan Wolverhampton Wanderes dalam pertandingan Liga Inggris di Stadion Etihad, Manchester, 6 Oktober 2019. Action Images via Reuters/Carl Recine

    TEMPO.CO, Jakarta - Menjelang tampil di kandang Atalanta dalam lanjutan pertandingan babak utama penyisihan grup Liga Champions dinihari nanti, Kamis 7 November 2019, Manajer Manchester City, Pep Guardiola, berusaha memperbaiki pernyataannya tentang Liverpool dan Sadio Mane.

    Pertandingan dinihari nanti ini juga dibayangi-bayangi pertemuan juara bertahan Liga Primer Inggris dengan Liverpool di Stadion Anfield pada Minggu mendatang, 10 November 2019, dalam lanjutan Liga Primer. Ini pertarungan dua tim teratas saat ini di klasemen liga domestik itu.

    Pekan lalu, Guardola menyebut penyerang Liverpool, Sadio Mane, sebagai seorang diver, yaitu pemain yang suka berpura-pura terjatuh ketika dihadang lawan agar mendapat hadiah tendangan bebas atau bahkan tendangan penalti.

    Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, segera menanggapi pernyataan Guardiola itu dengan menyebut pada taktik untuk melakukan pelanggaran yang dikembangkan Manchester City pada musim lalu.

    Dalam konferensi pers setibanya di San Siro, Milan, Italia, Selasa, 5 November 2019, Guardiola mengatakan ada yang salah dipahami dalam pernyataan terkait Mane. Pemain ini mencetak gol penalti penentu kemenangan Liverpool melawan  Leicester City dan Tottenham Hotspur serta mendapat kartu kuning karena melalukan diving melawan Aston Villa.

    “Apa yang dilakukan Liverpool musim lalu dan musim ini, pada banyak waktu, adalah karena punya kualitas menakjubkan dan bakal luar biasa untuk bertarung sampai akhir,” kata Guardiola.

    “Itulah mengapa saya bilang kepada para pemain bahwa itu bukan keberuntungan. Jika itu terjadi sekali atau dua kali, benar. Tapi, jika 10 atau 13 kali?” Guardiola melanjutkan.

    “Itulah maksud dari komentar saya. Jauh dari niat saya untuk mengatakan Sadio adalah tipe pemain seperti itu (suka diving) karena saya sangat mengaguminya,” Guardiola menegaskan.

    Mantan manajer Barcelona ini juga mengatakan kritiknya terhadap Mane terlontar di tengah sejumlah komentar lain dari pewawancaranya yang memuji Liverpool.   

    “Bicaranya terlalu lama. Itu pujian untuk  Liverpool. Mau bilang beruntung lagi? Tidak. Itu terjadi berulang kali di Anfield dan laga tandang mereka. Sebab, mereka selalu menekan dan menekan,” jelas Guardiola.

    “Itulah sebabnya adalah menyenangkan untuk berhadapan dengan mereka dan berusaha bersaing dengan mereka. Harapannya saya bisa menjelaskan semua klarifikasi ini kepada Jurgen,” kata Pep Guardiola.

    THIS IS ANFIELD | SOCCERNET


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.