Pelatih Persija Jakarta Keluhkan Jadwal Pertandingan Liga 1 Padat

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih kepala Persija Jakarta Edson Tavares. ANTARA

    Pelatih kepala Persija Jakarta Edson Tavares. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih kepala Persija Jakarta, Edson Tavares, mengeluhkan jadwal pertandingan yang padat yang harus dijalankan oleh tim berjulukan Macan Kemayoran dalam kompetisi Liga 1 2019.

    "Setiap empat hari kami menjalani pertandingan dan ini berat apalagi kami membutuhkan kemenangan untuk mengamankan posisi," katanya saat jumpa pers di Padang, Rabu, 6 November 2019.

    Jadwal pertandingan yang padat, kata dia, membuat timnya tidak dapat melakukan persiapan dengan baik di setiap laga.

    Pada Kamis, 7 November 2019, Persija akan menghadapi tuan rumah Semen Padang di Stadion Haji Agus Salim, Kota Padang. Ia mengatakan tak menganggap remeh lawan.

    Menurut Edson, Semen Padang merupakan tim kuat. Dua kekelahan kandang yang mereka raih sebelumnya tidak menggambarkan kekuatan sesungguhnya.

    "Sepakbola tidak tergantung statistik, mereka tetap tim hebat yang harus kami waspadai," katanya.

    Semen Padang, kata dia, mengandalkan permainan tim sehingga tidak ada pemain khusus yang akan dijaga. "Kami waspada mereka secara tim dan ingin meraih tiga poin di sini," katanya.

    Pelatih Persija ini memboyong 18 pemain ke Padang. Tiga pemain yaitu Riko Simanjuntak, Tony Sucipto dan Rahmad tidak ikut dalam rombongan.

    "Kami membawa pemain terbaik dalam menjalani laga ini," katanya.

    Pemain asing Persija Jakarta, Xandao, bertekad membawa timnya meraih poin penuh dalam laga ini. Ia mengatakan lini pertahanan akan bekerja keras mengamankan gawang dan membantu penyerangan agar timnya memenangkan laga.

    "Seluruh pemain mengetahui ini pekerjaan sulit dan harus kami dapatkan tiga poin ini," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Modus Sejumlah Kepala Daerah dan Pejabat DPD Cuci Uang di Kasino

    PPATK menyingkap sejumlah kepala daerah yang diduga mencuci uang korupsi lewat rumah judi. Ada juga senator yang melakukan modus yang sama di kasino.