Preview Timnas U-19 Indonesia Vs Hong Kong Jumat Hari Ini

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua pemain sepak bola Timnas Indonesia U-19, Bagas Kaffa dan Bagus Kahfi beradu badan saat sesi latihan di Lapangan Sidakarya, Denpasar, Bali, 19 Oktober 2019. Timnas U19 menjalani sesi latihan menjelang laga uji coba ke dua melawan Timnas China U19 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar esok sebagai bentuk seleksi dan persiapan menjelang kualifikasi Piala Asia U19 2020. TEMPO/Johannes P. Christo

    Dua pemain sepak bola Timnas Indonesia U-19, Bagas Kaffa dan Bagus Kahfi beradu badan saat sesi latihan di Lapangan Sidakarya, Denpasar, Bali, 19 Oktober 2019. Timnas U19 menjalani sesi latihan menjelang laga uji coba ke dua melawan Timnas China U19 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar esok sebagai bentuk seleksi dan persiapan menjelang kualifikasi Piala Asia U19 2020. TEMPO/Johannes P. Christo

    TEMPO.CO, JakartaTimnas U-19 Indonesia bersiap menghadapi Hong Kong dalam lanjutan Kualifikasi Piala AFC U-19 2020 di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat, 8 November 2019. Pertandingan akan dimulai pukul 19.00 WIB dan disiarkan RCTI.

    Indonesia saat ini memuncaki klasemen dengan nilai 3 setelah di laga sebelumnya mengalahkan Timor Leste 3-1. Hong Kong sendiri hanya bermain imbang 1-1 dengan Korea Utara.

    Pelatih Timnas U-19 Fakhri Husaini mengatakan, skuatnya mewaspadai lawan. “Organisasi permainan Hong Kong cukup rapi dan pertahanan mereka disiplin,” ujar dia.

    Menurut Fakhri, kualitas Hong Kong terlihat jelas ketika mereka menahan imbang tim kuat Korea Utara. Saat itu, Hong Kong yang tertekan nyaris sepanjang pertandingan mampu mencetak gol terlebih dahulu melalui penyerang Lau Ka Kiu.

    Skuat asuhan pelatiih Thorlakur Arnason bisa bertahan dengan baik hingga laga usai dan membuat Korea Utara cuma bisa mencuri satu gol di menit ke-66 via sepakan pemain pengganti Ri Jo Guk.

    "Hong Kong juga memiliki peluang berbahaya meski mereka terus ditekan," tutur Fakhri

    Situasi seperti itu sangat dihindari oleh pelatih yang membawa Indonesia juara Piala AFF U-16 2018.

    Dia ingin para pemainnya mampu menjebol gawang Hong Kong di setiap kesempatan. Tidak seperti saat melawan Timor Leste, Rabu, ketika timnas U-19 hanya mampu membuat tiga gol di tengah banyaknya peluang.

    “Kami tentu mengevaluasi hal ini, baik secara teknis maupun mental. Saya akan berdiskusi dengan pemain agar mereka bisa mengetahui kesalahan di pertandingan sebelumnya,” kata Fakhri.

    Tim Hong Kong termotivasi untuk menaklukkan Indonesia, setelah menahan imbang Korea Utara dengan skor 1-1. “Hasil itu mengejutkan dan memberikan kami kepercayaan diri. Sebelumnya, kami selalu kalah dari Korea Utara, tetapi kami bisa menahan imbang mereka kemarin. Saya yakin kami bisa melakukannya lagi saat menghadapi Indonesia,” ujar pelatih Hong Kong Thorlakur Arnason.

    Meski senang dengan performa skuatnya ketika berhadapan dengan Korea Utara, pria yang juga menjabat direktur teknik Asosiasi Sepak bola Hong Kong (HKFA) tersebut merasa yakin performa timnya masih bisa berkembang.

    Dalam laga kontra Korea Utara, Hong Kong tampil disiplin sepanjang pertandingan dan unggul lebih dahulu melalui kaki penyerang Lau Ka Kiu. Korea Utara yang sejatinya menguasai pertandingan baru bisa melesakkan bola ke dalam gawang Hong Kong pada menit ke-66 melalui sepakan pemain pengganti Ri Jo Guk.

    Sementara terkait timnas U-19 Indonesia, Thorlakur menilai bahwa anak-anak asuh pelatih Fakhri Husaini merupakan tim yang bagus dan secara kualitas ada di atas skuatnya.

    “Mereka sudah bersama-sama sejak lama dan telah melewati banyak pertandingan. Namun setiap tim mempunyai kelemahan dan kami akan memanfaatkan itu,” tutur pria asal Islandia tersebut.

    Sebelum pertandingan Timnas U-19 Indonesia vs Hong Kong, mulai pukul 15.30 WIB berlangsung partai Timor Leste versus Korea Utara.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.