Leicester City Enggan Bicara Trofi Liga Inggris

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Leicester City, James Maddison dan Jamie Vardy usai berhasil menambah gol saat melawan Arsenal dalam laga lanjutan Liga Inggris di Stadion King Power, Inggris, 9 November 2019. Reuters/Carl Recine

    Pemain Leicester City, James Maddison dan Jamie Vardy usai berhasil menambah gol saat melawan Arsenal dalam laga lanjutan Liga Inggris di Stadion King Power, Inggris, 9 November 2019. Reuters/Carl Recine

    TEMPO.CO, Jakarta - Dalam dua musim terakhir persaingan Liga Inggris didominasi oleh rivalitas Manchester City dan Liverpool. Klub-klub lainnya relatif sulit mengejar perolehan poin kedua klub terutama jelang pekan-pekan akhir kompetisi.

    Musim ini Leicester City terlihat cukup meyakinkan untuk bisa bersaing di papan atas Liga Inggris bersama dengan Chelsea. Sejak dilatih Brendan Rodgers, juara Premier League musim 2015/2016 ini bermain trengginas saat melawan tim-tim papan atas. Terbaru, Arsenal menjadi korbannya.

    Meski demikian, pemain bertahan Leicester Jonny Evans mengatakan terlalu dini untuk mempertimbangkan tim sebagai pesaing dalam meraih gelar Liga Premier. Kendati meraih kemenangan mengesankan 2-0 atas Arsenal yang membawa mereka naik ke urutan kedua pada klasemen.

    Gol dari Jamie Vardy dan James Maddison di Stadion King Power, Sabtu, membuahkan kemenangan keenam Leicester dalam tujuh pertandingan liga terakhir mereka. Satu-satunya kekalahan mereka terjadi saat melawan Liverpool.

    Tim asuhan Brendan Rodgers itu mempunyai satu poin lebih banyak dibanding yang mereka hasilkan pada babak yang sama saat mereka memenangi gelar musim 2015/2016. Namun Evans memilih mengabaikan perkiraan menjelang jadwal musim dingin yang padat. "Saya kira Anda tidak akan bisa menilai itu hingga setelah Natal ketika kami membahasnya.

    Menurut Evans, para pemain telah berjuang menghadapi setiap pertandingan dan fokus mengerjakan instruksi pelatih dan mencoba melihat ke mana tim dibawa. "Kami dalam kondisi percaya diri yang bagus saat ini, tapi periode berikutnya, terutama Natal, akan benar-benar menguji setiap skuad semua orang,"

    Lima pertandingan Leicester berikutnya adalah melawan tim-tim di paruh bawah klasemen. Setelah itu mereka menghadapi pertandingan berturut turut melawan Liverpool dan juara bertahan Manchester City bulan depan.

    Di klasemen Liga Inggris, Leicester mengisi tempat kedua dengan 26 poin. Sama dengan perolehan poin Chelsea dan Manchester City ada di peringkat keempat dengan 25 poin. Sementara Liverpool di puncak klasemen dengan 34 poin.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.