SEA Games 2019: Lini Depan Timnas U-22 Masih Bermasalah

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepak bola Timnas U-23 mengikuti pemusatan latihan (TC) di Stadion Madya, Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Minggu, 21 Juli 2019. Sebanyak 26 pemain mengikuti TC yang berlangsung hingga 31 Juli 2019 guna persiapan SEA Games 2019. ANTARA

    Pesepak bola Timnas U-23 mengikuti pemusatan latihan (TC) di Stadion Madya, Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Minggu, 21 Juli 2019. Sebanyak 26 pemain mengikuti TC yang berlangsung hingga 31 Juli 2019 guna persiapan SEA Games 2019. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Timnas U-22 Indonesia, Indra Sjafri, mengaku kesulitan mencari penyerang tengah atau striker jelang tampil di SEA Games 2019. Ia menyatakan sebenarnya untuk pemain usia 22 tahun, Marinus Wanewar bisa menjadi andalan. Namun persoalan akan datang bila ia mengalami cedera.  

    "Ketika dia cedera, saya harus mencari striker kelahiran 1997, tetapi pemain yang benar-benar kami harapkan tidak muncul,” ujar Indra, Selasa, 12 November 2019. Menurut juru taktik asal Sumatera Barat itu, situasi demikian membuatnya harus memutar otak dan melakukan eksperimen terhadap posisi pemain.

    Dari masalah itu, dia mencoba Muhammad Rafli yang berposisi asli sebagai gelandang serang menjadi striker. Ternyata hasilnya cukup memuaskan karena pemain klub Arema FC tersebut sudah membuat enam gol untuk skuad Garuda Muda sampai saat ini.

    Namun, Rafli seorang tidak bisa dijadikan tumpuan. Indra Sjafri pun sengaja memanggil penyerang senior Timnas Indonesia Alberto ‘Beto’ Goncalves ke skuadnya. Namun dalam prosesnya Beto mengalami cedera saat berlaga di Liga 1 Indonesia 2019 dan sampai saat ini masih dalam pemulihan.

    Beto memang sudah bergabung dengan Timnas U-22 dan dibawa ke Bali untuk berhadapan dengan Iran dalam laga uji coba, Rabu 13 November 2019. Akan tetapi, belum ada jaminan ia akan diturunkan.

    Jika Beto pada akhirnya divonis tidak bisa merumput di SEA Games, Indra sudah menyiapkan alternatif lain, yakni gelandang serang Persebaya, Osvaldo Haay, untuk mengisi posisi penyerang.

    Melihat sukarnya menemukan penyerang tengah muda yang bagus untuk Timnas, Indra Sjafri berharap beberapa striker muda yang ada di Timnas U-16 dan U-19 diberikan waktu bermain lebih banyak. “Timnas U-16 dan U-19 mempunyai striker menjanjikan. Akan tetapi, mereka harus diberikan kesempatan bertanding lebih banyak agar berkembang,” tuturnya.

    Pertandingan cabang olahraga sepak bola putra SEA Games 2019 di Filipina berlangsung mulai 25 November 2019. Timnas U-22 Indonesia yang ditargetkan meraih medali emas bergabung di Grup B bersama Laos, Singapura, Brunei Darussalam, Vietnam dan juara bertahan Thailand. Laga perdana Indonesia di SEA Games 2019 bergulir pada 26 November 2019 melawan Thailand.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.