Ellie Eiboy Sebut Persewar ke Delapan Besar Liga 2 Sudah Prestasi

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Persewar Waropen. (liga-indonesia.id)

    Persewar Waropen. (liga-indonesia.id)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Persewar Waropen, Elie Aiboy, menyatakan keberhasilan tim asuhannya lolos ke delapan besar Liga 2 Indonesia 2019 sudah merupakan prestasi dan kebanggaan luar biasa.

    "Musim ini kami mampu mencapainya (delapan besar) dan ini sudah menjadi prestasi," ujarnya kepada wartawan seusai pertandingan Persewar melawan Mitra Kukar di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu, 16 November 2019.

    Di babak delapan besar musim kompetisi 2019, Persewar Waropen tergabung di Grup A bersama Persiraja Banda Aceh, Sriwijaya FC dan Mitra Kukar.

    Dua tim yang memastikan lolos di grup tersebut dan memiliki kesempatan naik ke Liga 1 yaitu Persiraja Banda Aceh dan Sriwijaya FC, yang pada waktu bersamaan bermain seri 0-0 di Stadion Joko Samudro, Gresik.

    Persiraja dan Sriwijaya FC sama-sama mengantongi lima poin hasil sekali menang dan dua kali seri, sedangkan Persewar dan Mitra Kukar yang bermain seri 2-2 gagal melangkah karena hanya memiliki dua poin hasil dua kali imbang serta sekali kalah.

    Menurut Elie Aiboy, penampilan di babak delapan besar, khususnya di laga terakhir sangat luar biasa dan menjadi bukti pemain-pemainnya memiliki kualitas.

    Mantan penyerang Timnas Indonesia itu bahkan tak terlalu memikirkan hasil akhir, termasuk gagal lolos empat besar. Sebab, ia menilai pemainnya sudah berjuang semaksimal mungkin di lapangan sehingga layak diapresiasi.

    "Kalau sedih iya, tapi semua sudah melihat bagaimana kami bermain di lapangan. Di laga terakhir juga kedua tim bermain fair play dan menerima hasilnya," ucapnya.

    Tentang hasil imbang Persiraja kontra Sriwijaya di Gresik, Elie Aiboy mengaku hal yang wajar di dunia sepak bola sehingga tidak perlu ada yang disayangkan.

    "Sepak bola itu ada menang, seri dan kalah. Nah, di laga itu hasilnya seri. Kalau mereka tidak mau ngotot mungkin karena takut ada yang cedera, sebab harus bermain di empat besar," katanya.

    Sementara itu, pemain Persewar Waropen, Toumahuw Yacob Ronald mengaku sedih timnya gagal lolos ke empat besar. Namun ia tetap bangga karena mampu bermain maksimal di tiga pertandingan di delapan besar.

    "Kami sudah berjuang di lapangan selama ini, tapi kami masih gagal lolos. Ke depan kami berusaha lagi untuk bisa tampil di Liga 1," tuturnya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.