Semifinal Liga 2: Persita vs Sriwijaya, Persiraja vs Persik

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Persita Tangerang, Sirvi Arfani. (instagram/@persita.official)

    Pemain Persita Tangerang, Sirvi Arfani. (instagram/@persita.official)

    TEMPO.CO, Jakarta - Laga semifinal Liga 2 Indonesia 2019 akan digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Jumat, 22 November 2019.

    Persita Tangerang sebagai juara Grup B akan berhadapan dengan Sriwijaya FC yang menjadi runner up Grup A. Sementara itu, Persik Kediri sebagai runner up Grup B akan menghadapi Persiraja Banda Aceh.

    Persita memastikan lolos ke semifinal setelah menang dramatis dalam laga terakhir babak penyisihan grup melawan PSMS Medan. Tim asuhan Widodo C. Putro mencetak gol penentu kemenangan 2-1 pada menit ke-87.

    Pelatih Persiraja, Hendro Susilo, langsung bergerak cepat membuat program persiapan ke babak semifinal setelah timnya memastikan lolos ke empat besar. Hal itu dia lakukan agar pemainnya tidak kehilangan fokus.

    Hendro mengatakan ada beberapa evaluasi yang akan dilakukan guna memaksimalkan potensi tim. Ini menjadi kunci karena peta persaingan empat besar akan semakin sengit.

    “Setelah ini, Kita akan recovery untuk semifinal, kami persiapkan tim lebih matang lagi,” tutur Hendri seperti dikutip dari situs liga-indonesia.id.

    Laga final digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta pada Senin, 25 November 2019. Pertandingan perebutan posisi ketiga akan dilangsungkan sebelum laga final, pada hari yang sama.

    Berikut jadwal semifinal Liga 2 Indonesia 2019:

    22 November 2019
    15.30 - Sriwijaya FC vs Persita Tangerang

    22 Novemver 2019
    18.30 - Persik Kediri vs Persiraja Banda Aceh

    25 November 2019
    15.30 - Perebutan posisi ketiga

    25 November 2019
    18.30 - Laga final

    LIGA INDONESIA

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Modus Sejumlah Kepala Daerah dan Pejabat DPD Cuci Uang di Kasino

    PPATK menyingkap sejumlah kepala daerah yang diduga mencuci uang korupsi lewat rumah judi. Ada juga senator yang melakukan modus yang sama di kasino.