Persipura Dicukur PSM 0-4, Jacksen: Kalau Ada Boaz Pasti Lain

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim Persipura Jayapura berpose bersama sebelum melawan tim Persebaya pada pertandingan Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Jumat 2 Agustus 2019. ANTARA FOTO/Didik Suhartono

    Tim Persipura Jayapura berpose bersama sebelum melawan tim Persebaya pada pertandingan Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Jumat 2 Agustus 2019. ANTARA FOTO/Didik Suhartono

    TEMPO.CO, JakartaPersipura Jayapura takluk 0-4 di kandang PSM Makassar dalam laga tunda Liga 1 di Stadion Andi Mattalata, Senin malam, 18 November 2019. Hasil ini membuat Persipura gagal menang dalam tiga laga terakhirnya.

    Pelatih Persipura, Jacksen F Thiago, mengatakan performa lawan memang lebih baik ketimbang permainan anak asuhnya selama 90 menit. Timnya juga kehilangan Boaz Solossa, sehingga lini depannya pincang.

    “Kalau ada Boaz pasti lini pertahanan PSM lebih waspada, jelas psikologi lawan ada beban juga,” kata Jacksen usai laga.

    Menurut dia, pasangan Boaz dan Titus Bonai di lini depan membuat Persipura disegani lawan. Akan tetapi begitu tidak ada Boaz, performa Titus Bonai juga ikut menurun. “Tapi saya tak mau larut dalam kesedihan atas kekalahan ini, begitulah sepak bola,” kata Jacksen.

    Selama pertandingan, kata dia, permainan anak asuhnya tidak berkembang sama sekali. Ddua gol awal lawan dinilainya tak perlu terjadi karena selama latihan tim Mutiara Hitam telah mengatisipasinya. “Sebenarnya proses dua gol awal kita sudah siapkan cara mengantisipasinya, tapi tetap saja terjadi,” katanya.

    Menurut Jacksen, seandainya dua gol itu hasil dari sundulan langsung tanpa sentuhan, ia bisa memakluminya. Namun gol tersebut tercipta akibat ada pantulan lebih dulu kemudian pemain lawan bisa bereaksi lebih cepat dalam mengambil keputusan.

    “Kami kurang konsentrasi, akhirnya skema permainan tak berjalan maksimal. Performa kita tak sesuai harapan,” katanya.

    Saat ketinggalan tiga gol, dia langsung menginstruksikan anak asuhnya bermain lebih terbuka. Namun bukannya mampu memperkecil ketinggalan, Persipura malah kebobolan di masa injury time. “Kami harus berani keluar waktu ketinggalan 3 gol, kita lebih agresif lagi. Tapi tak ada hasilnya,” ucap dia.

    Dia berharap saat menghadapi Persebaya di laga berikutnya, Boaz bisa tampil dan persiapan tim bisa lebih baik lagi.

    Pemain Persipura Jayapura, Ronaldo Rubener menambahkan pertandingan ini pembelajaran buat timnya kedepan. Apalagi empat gol bersarang di gawang Persipura. “Kedepan kita harus lebih siap lagi,” ujarnya.

    PSM Makassar menang 4-0 atas Persipura Jayapura. Empat gol itu dicetak Ezra Wallian menit ke-12, Muhammad Rizky Pratama (menit ke-34), Amido Balde (menit ke-45), dan Ferdinand Sinaga di masa injury time. Meski kalah, Persipura masih bertahan di posisi dua besar klasemen, sedangkan PSM ada di urutan kedelapan.

    DIDIT HARIYADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.