Jose Mourinho Resmi Diumumkan Tottenham Hotspur Sebagai Pelatih

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jose Mourinho. Reuters

    Jose Mourinho. Reuters

    TEMPO.CO, Jakarta - Tottenham Hostpur tak harus menunggu lama untuk mencari pengganti Mauricio Pochettino. Mereka menunjukan Jose Mourinho sebagai penggantinya.

    Dalam jejaring media sosial, Twitter, yang dimiliki Tottenham pada hari ini, Rabu 20 November 2019, mereka mengumumkan penunjukkan Jose Mourinho sebagai pelatih kepala mereka yang baru.

    Tottenham Hotspur memecat Pochettino pada Selasa. Mereka dikabarkan telah menjalin pembicaraan serius untuk menunjuk Mourinho sebagai nakhoda di Tottenham Hotspur.

    Santer diwartakan bahwa Mourinho menerima hasil pembicaraan itu untuk mengemban tugas sebagai arsitek Spurs, sebagaimana dikutip dari laman metro.co.uk.

    Manajer berpaspor Portugal itu dipecat dari Manchester United pada Desember 2018. Mourinho kemudian bekerja sebagai pandit bagi Sky Sports.

    Mourinho dikenal luas mengenal seluk-beluk sepak bola Inggris. Belakangan ini ia digadang-gadang bakal menggantikan posisi Unai Emery di Arsenal.

    Dikabarkan bahwa perwakilan dari pihak Mourinho telah bertemu dan berbicara dengan manajemen Spurs pada Selasa malam waktu setempat.

    Diklaim bahwa pembicaraan itu mencapai kemajuan positif. Dan maklumat pengangkatan Mourinho sebagai manajer anyar di Tottenham Hotspur bakal digelar pada Rabu pekan ini.

    Pochettino meninggalkan Spurs dengan persentase kemenangan mencapai 55 persen dan klub membayar dia sebanyak 12 juta poundsterling sebagai biaya kompensasi pemecatan itu.

    Saat masih melatih Manchester United, Mourinho berminat mendatangkan Harry Kane, Eric Dier, Toby Alderweireld dan Danny Rose. Tottenham Hotspur kini terpuruk di posisi ke-14 klasemen Liga Inggris, terancam bakal terdegradasi. Mereka tertinggal 11 poin di belakang Manchester City


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.