Ricuh Suporter, Laga Persela Lamongan vs Badak Lampung Dihentikan

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Alex Dos Santos Goncalves, penyerang Persela Lamongan (Liga Indonesia)

    Alex Dos Santos Goncalves, penyerang Persela Lamongan (Liga Indonesia)

    TEMPO.CO, Jakarta - Laga Persela Lamongan menjamu Badak Lampung FC dalam lanjutan Liga 1 Indonesia 2019 diwarnai ricuh suporter. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Surajaya, Lamongan, hari ini, Rabu, 20 November 2019, dihentikan pada menit ke-80 karena suporter turun ke lapangan.

    Persela yang membutuhkan poin penuh agar terhindar dari zona degradasi bermain agresif saat menjamu Badak Lampung. Tim tamu pun bermain ngotot.

    Meski kedua tim saling menyerang, tak satu pun gol tercipta pada laga ini. Pemicu utama yang membuat suporter bertindak tidak sportif adalah kegagalan pemain Persela, Alex, melakukan tendangan penalti pada menit ke-71, karena berhasil dihalau kiper Kuswanto. Persela mendapatkan hadiah penalti setelah Panto Hariyanto melakukan pelanggaran.

    Setelah kegagalan eksekusi penalti itu, suporter mulai membakar kardus di beberapa sudut stadion. Akibatnya pertandingan dihentikan. Namun situasi tidak juga kondusif, bahkan kelompok suporter turun ke lapangan sehingga para pemain meninggalkan lapangan.

    Saat pertandingan dihentikan kedudukan masih imbang 0-0. Aksi suporter ini tentunya merugikan Persela. Sebab, tim berjulukan Laskar Joko Tingkir ini membutuhkan poin untuk bisa keluar dari zona degradasi.

    Sebelum laga, Persela menempati peringkat ke-17 klasemen sementara Liga 1 dengan 25 poin dari 27 laga. Sedangkan, Badak Lampung di peringkat ke-15 dengan selisih dua poin.

    LIGA INDONESIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.