Prediksi Madura United Vs Bhayangkara FC dalam Liga 1 Jumat Ini

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Madura United. Instagram

    Madura United. Instagram

    TEMPO.CO, JakartaMadura United akan menjamu Bhayangkara FC dalam lanjutan Liga 1 pekan ke-28 di Stadion Gelora Bangkalan, Jumat, 22 November 2019. Pertandingan akan berlangsung mulai 18.30 WIB dan disiarkan Indosiar.

    Menjelang laga ini, Madura United mendapati kabar baik. Pelatih Rasiman kemungkinan besar bisa menurunkan dua pemain asal Brasil, Jaimerson Xavier dan Diego Assis. Keduanya sudah pulih dari cedera dan sudah mengikuti latihan tim.

    ”Kami akan terus Iihat perkembangannya Diego Assis melihat sesi Iatihan hari ini sangat mungkin dia bermain secepatnya utamanya saat menghadapai Bhayangkara Fc besok," kata Rasiman seperti dikutip laman Madura United.

    Meski sudah terlihat dalam latihan game yang dijalani kemarin sore, Rasiman mengungkapkan jika pihaknya perlu berbicara langsung dengan Diego dan tim medis Madura United guna memastikan kesiapan bermain pemain yang berposisi sebagai gelandang tersebut.

    ”Kami belum bisa bicara banyak soal Diego (Assis) ya. Tapi, Alhamdulillah dia telah pulih dan saya, harus lihat kondisisnya hingga last minute nanti. Dia masih baru saja sembuh dan baru tadi (26 November 2019) ikut game bersama kami, lihat nanti saja,” terang Rasiman.

    Secara terpisah, Diego Assis dengan penuh sumringah mengungkapkan rasa bahagianya atas perkembangan yang dialaminya dalam upaya memulihkan cederanya. ”Step by step, saya akan kernbali ke performa terbaik saya. Saya baru sembuh. Tapi tadi sudah lumayan baik, sudah bisa perlahan-Iahan main di game bersama teman-teman,” ujar Diego.

    Selain Diego Assis dan Jaimerson, Alberto Goncalves juga sangat berpeluang untuk diturunkan pada saat menghadapi Bhayangkara FC. Pemain naturalisasi yang berasal dari Brasil tersebut kemarin sore juga sudah bergabung secara penuh pada sesi latihan kemarin sore. Sebelumnya, Beto nama panggilan akrabnya bersama Tim Nasional Indonesia U-23.

    Rudy Suseno, psioterapis Madura United menyampaikan jika pemain yang sudah mencetak 13 gol bersama Madura United tersebut sedang mengembalikan kondisinya dari cedera ringan. Namun, dia melihat perkembanganya cukup baik jelang melawan Bhayangkara FC. “Masih yang cedera ringan itu. Ini masih ditangani. Progresnya kian baik,“ ungkapnya.

    Sementara itu, Bhayangkara FC terus mempertajam lini depan. Pelatih Paul Munster mengaku belum puas meski dalam beberapa pertandingan terakhir tampil tajam.

    Pada pertandingan terakhir, Bhayangkara FC menang 3-1 atas Persipura. Tentu saja, tren positif itu tak diharapkan berhenti, termasuk saat berlaga di kandang Madura United.

    Pelatih Paul Munster menerapkan latihan strategi yang diakhiri dengan finishing dalam latihan di Stadion PTIK. “Untuk finishing saya tak pernah merasa puas, setiap latihan saya selalu kasih porsi finishing. Karena itu terjadi di setiap pertandingan ketika dapat peluang tinggal kita pertajam saja,” kata Paul Munster.

    Ia melanjutkan, “Jadi saya tak ada kata puas, tak ada kata berhenti untuk latihan finising. Terakhir kita cetak banyak gol, tapi saya ingin lebih.”

    Seperti diketahui, Bhayangkara FC saat ini berada di peringkat ke-11 yang mengoleksi 35 poin dari 27 laga. Sedangkan lawan mainnya nanti, Madura United berada di peringkat keempat dengan nilai 44.

    Madura United dua kali kalah beruntun dalam dua laga terakhirnya. Sedangkan Bhayangkara FC tak terkalahkan dalam lima laga terakhir, meski hanya menang tiga kali.

    Dalam lima pertemuan terakhir kedua tim, Bhayangkara FC menang empat kali. Duel terakhir keduanya, pada putarana pertama lalu, berakhir 1-1.

    Bhayangkara FC dalam tren lebih baik menjelang laga ini. Tapi Madura United akan bermain di kandang. Karenanya kedua tim memiliki peluang menang sama besar.

    LIGA INDONESIA | MADURAUNITEDFC


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.