Liga 1: Bali United Vs Persib, King Eze: Saya Ingin Cetak Gol Lag

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Striker baru Persib Bandung, Ezechiel N'Douassel (kanan) berfoto bersama manajer Persib Bandung Umuh Muchtar di Graha Persib, Bandung, Jawa Barat, 8 Agustus 2017. Ezechiel menempati posisi striker menggantikan Carlton Cole. ANTARA FOTO

    Striker baru Persib Bandung, Ezechiel N'Douassel (kanan) berfoto bersama manajer Persib Bandung Umuh Muchtar di Graha Persib, Bandung, Jawa Barat, 8 Agustus 2017. Ezechiel menempati posisi striker menggantikan Carlton Cole. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyerang Persib Ezechiel N Douassel menyatakan siap tampil kembali pada saat timnya dijamu sang pemuncak klasemen, Bali United, pada laga pekan ke-29 Liga 1, Kamis, 28 November 2019 mendatang.

    Sebelumnya pemain yang kerap dijuluki King Eze itu absen pada dua laga kandang Persib. Penyerang asal Chad itu mendapat hukuman akumulasi kartu kuning pada saat menjamu Barito Putera, Minggu 24 November 2019, dan harus terbang membela tim nasional negaranya kala Persib menjamu Arema FC, 12 November 2019.

    Menghadapi Serdadu Tridatu Kamis mendatang, Eze mengakui punya motivasi yang tinggi. Selain ingin membantu timnya naik ke papan atas, ia pun bertekad bisa kembali mencetak gol kemenangan untuk Maung Bandung pada laga yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar tersebut.

    “Setelah dua pertandingan saya absen, saya sudah siap kembali bertanding. Pastinya, saya ingin cetak gol lagi dan bantu tim ini menang, dan jaga tren positif,” ungkap pemain bernomor punggung 10 tersebut pada hari ini, Selasa 26 November 2019.

    Eze langsung ikut ke dalam rombongan tim Persib yang terbang ke Bali, pagi tadi. Namun tak ada wajah Achmad Jufriyanto dalam tur kali ini. Pemain berposisi bek tengah itu terpaksa tinggal akibat cedera betis yang dialaminya.

    PERSIB.CO.ID


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.