Juventus Vs Atletico Madrid: Misi Balas Dendam, Prediksi Pemain

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - Juventus mampu menyingkirkan siapapun yang dihadapinya di Allianz Stadium, Turin, termasuk Atletico Madrid pada pertandingan fase grup Liga Champions dinihari nanti, Rabu 27 November 2019.

    Itu sebabnya pertandingan tersebut tak ubahnya sebuah pertandingan final bagi Atletico yang membutuhkan tambahan raihan tiga poin untuk mengamankan tiketnya ke babak perempat final Liga Champions musim ini.

    Padahal, baru delapan bulan lalu, Atletico Madrid merasakan pahitnya disingkirkan Juventus di Turin dengan kekalahan telak 0-3 dari raksasa Seri A Liga Italia itu sehingga gagal lolos ke perempat final. Padahal, pada pertemuan pertama, Los Rojiblancos menang 2-0 di Madrid.

    Tak pelak lagi, pertandingan dinihari nanti adalah perburuan membalas dendam dari Atletico Madrid terhadap Juventus dan Cristiano Ronaldo.

    Delapan bulan lalu, para pemain teras Atletico yang merasakan malam buruk di Turin antara lain Diego Godin, Koke, dan Juanfran.

    Kini hanya Koke yang bertahan dari skuad lama itu. Tapi, sang kapten yang juga gelandang Spanyol ini punya Saul Niguez, Jan Oblak, Thomas Party, dan pemain baru lain untuk bisa menolongnya menghapus memori buruk di Turin musim lalu.

    Atletico Madrid akan mengingikan kemenangan untuk memastikan diri lolos sebagai juara grup. Mereka kini berada tiga poin di belakang Juventus, tapi empat poin di atas peringkat ketiga, Bayer Leverkusen.

    Perkiraan Pemain:

    Juventus 1-4-3-1-2:

    Szczesny;

    Cuadrado, Bonucci, De Ligt, De Siglio;

    Khedira, Pjanic, Matuidi;

    Bentacur;

    Ronaldo, Higuain.

    Atletico Madrid 1-4-4-2:

    Oblak;

    Trippier, Felipe, Hermoso, Lodi;

    Herrera, Thomas, Saul, Koke;

    Morata, Vitolo.

    MARCA | ESPN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.