Main di Kandang Persija Jakarta, Persipura Berambisi Curi Poin

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jacksen F. Tiago. Instagram/@persipurapapua1963

    Jacksen F. Tiago. Instagram/@persipurapapua1963

    TEMPO.CO, Jakarta - Persipura Jayapura akan melakoni laga tandang di markas Persija Jakarta dalam pertandingan lanjutan Liga 1 Indonesia 2019 di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis, 28 November 2019. Persipura berharap bisa mencuri poin dalam laga ini.

    "Harapannya sampai pertandingan, semua pemain dalam kondisi yang sehat dan kami bisa bermain dengan kekuatan maksimal. Semoga bisa meraih hasil yang lebih baik daripada kemarin," kata pelatih Persipura, Jacksen F. Tiago dalam konferensi pers di Stadion GBK, Rabu, 27 November 2019.

    Pertandingan Persija Jakarta vs Persipura akan dimainkan bertepatan dengan peringatan ulang tahun ke-91. Manajemen Persija pun berusaha keras agar laga tersebut dapat dimainkan di Stadion GBK yang memiliki daya tampung 80.000 penonton.

    Meski demikian, fakta tersebut tidak membuat Jacksen cemas. "Tujuan (kami) datang ke sini tidak ada hubungan dengan ultah Persija, kado pahit, atau apa. Tapi murni hubungan dengan prestasi yang Persipura mau mencapai, itu yang menjadi fokus kami," kata pelatih asal Brasil ini.

    Untuk mewujudkan ambisinya, Jacksen melakukan persiapan dengan baik. Para pemain, kata dia, sudah berada di Jakarta lebih awal dari jadwal agar bisa menjalani proses pemulihan dengan maksimal.

    "Kami sudah berada di Jakarta tiga hari, dalam masa tiga hari kami memfokuskan materi latihan pada proses recovery pemain padcapertandingan terakhir dengan Persebaya," ujarnya.

    Saat ini Persipura menempati peringkat ketiga klasemen Liga 1 2019 dengan koleksi 44 poin. Dalam laga terakhir pada Minggu, 24 November 2019, tim asuhan Jacksen kalah 0-1 di kandang Persebaya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sepak Terjang Artidjo Alkostar Si Algojo Koruptor

    Artidjo Alkostar, bekas hakim agung yang selalu memperberat hukuman para koruptor, meninggal dunia pada Ahad 28 Februari 2021. Bagaimana kiprahnya?