Liga Champions: Romelu Lukaku Dapat Pujian Dari Antonio Conte

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Inter Milan Romelu Lukaku dan pelatih Antonio Conte. REUTERS/Daniele Mascolo

    Pemain Inter Milan Romelu Lukaku dan pelatih Antonio Conte. REUTERS/Daniele Mascolo

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Inter Milan, Antonio Conte, tidak segan memuji kedua penyerangnya, Romelu Lukaku dan Lautaro Martinez. Mereka punya peran sentral membawa Inter meraih kemenangan 3-1 atas Slavia Praha, Kamis dini hari, 28 November 2019

    "Saya lebih suka berbicara mengenai tim namun tentu saja dua penyerang kami Romelu (Lukaku) dan Lauty (Martinez) tampil sangat baik. Saya turut bahagia untuk mereka karena penting bagi para penyerang untuk mencetak gol, khususnya jika gol-gol itu memberi kesempatan untuk lolos ke fase berikutnya," kata Conte.

    Inter membuka keunggulan melalui gol yang dibukukan Martinez pada menit ke-19. Slavia sempat menyamakan kedudukan melalui eksekusi penalti Tomas Soucek pada menit ke-37. Tetapi Nerrazurri berhasil mengamankan tiga poin berkat dua gol berikutnya dari Lukaku dan Martinez pada fase akhir laga.

    Kemenangan di markas Slavia Praha tersebut membuat Inter naik ke peringkat kedua klasemen sementara Grup F Liga Champions, dengan koleksi tujuh poin. Jumlah poin mereka sama dengan Borussia Dortmund namun Inter unggul selisih gol.

    Dalam pandangan Conte, timnya telah banyak berkembang dibanding pada pertemuan pertama melawan Slavia. Mantan manajer Chelsea ini juga optimistis menjelang laga terakhir fase grup melawan Barcelona. "Kami tahu akan menghadapi tim hebat seperti Barcelona namun kami akan mendapatkan dukungan dari 80.000 penggemar," tutur dia.

    Kegembiraan juga ditunjukkan Lukaku yang menilai tim memperlihatkan hasrat untuk menang dan bermain dengan kualitas tinggi di level Liga Champions. Menurut dia, kunci keberhasilan melawan Slavia ada pada menganalisis tim. "Ada saat-saat di mana kami kesulitan namun kami bertahan dengan baik dan semuanya berada dalam kendali," ujar Lukaku.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.