Bali United Vs Persib Bandung: Supardi Sebut Laga Kemalaman

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepak bola Persib Bandung, Supardi Nasir (kedua kiri) berebut bola dengan pemain Perseru Serui, Kelvin Wopi (kanan) dalam pertandingan Sepak Bola Liga 1 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat, 23 November 2018. Sempat unggul 2-0, Persib kecolongan dua gol pada menit akhir pertandingan. ANTARA/Nyoman Budhiana

    Pesepak bola Persib Bandung, Supardi Nasir (kedua kiri) berebut bola dengan pemain Perseru Serui, Kelvin Wopi (kanan) dalam pertandingan Sepak Bola Liga 1 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat, 23 November 2018. Sempat unggul 2-0, Persib kecolongan dua gol pada menit akhir pertandingan. ANTARA/Nyoman Budhiana

    TEMPO.CO, Jakarta - Kapten Persib Bandung, Supardi Nasir, menyayangkan mundurnya waktu sepak mula atau kick off di laga melawan Bali United. Menurut dia, jadwal pertandingan pada Kamis, 28 November 2019 pukul 20:45 WIB mengganggu waktu tidur.   

    “Jam itu saya tidur. Pukul 9 malam sudah tidur,” katanya Supardi. Ia tidak mengerti alasan perubahan jadwal pertandingan. “Semoga sekali ini saja,” sebut dia.   

    Meski demikian, sebagai pemain ia tetap berusaha menyesuaikan diri dengan jadwal pertandingan. ”Secara pribadi saya tidak setuju, terlalu malam,” katanya.

    Selain bagi pemain, Supardi menilai, pertandingan yang terlalu malam juga bermasalah bagi suporter karena pulang dari stadion bakal larut malam.

    Pertandingan Bali United kontra Persib Bandung yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta semula berubah dari pukul 20.30 menjadi 20.45 WIB atau 21.45 WITA. Mundurnya jadwal pertandingan ini diputuskan operator PT Liga Indonesia Baru (LIB) atas permintaan host broadcaster (Indosiar).

    Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts menilai jadwal pertandingan terlalu malam mempengaruhi kondisi pemain. “Pemain kembali ke hotel sekitar pukul 01.00 WITA, berpengaruh terhadap fisik pemain saat bangun pagi,” ujarnya.

    Saat ini Persib Bandung menghuni posisi kedelapan klasemen Liga 1 dengan 41 poin dari 28 pertandingan. Pada akhir kompetisi Maung Bandung menargetkan finis di dua besar.

    MADE ARGAWA 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.