Arema FC Vs Kalteng Putra: Makan Konate Kembali Jadi Andalan

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepak bola Arema FC, Makan Konate. ANTARA/Ari Bowo Sucipto

    Pesepak bola Arema FC, Makan Konate. ANTARA/Ari Bowo Sucipto

    TEMPO.CO, Jakarta - Arema FC mendapat tambahan tenaga jelang pertemuan dengan Kalteng Putra di pekan ke-30 Liga 1 Indonesia, Minggu, 1 Desember 2019. Kedua tim dijadwalkan bermain di Stadion Kanjuruhan.

    Arema akan diperkuat kembali dengan pengatur permainan, Makan Konate. Sebelumnya, Konate absen saat Arema berjumpa Bhayangkara FC di pekan ke-29. Pemain asal Mali ini tidak bisa bermain karena mendapat akumulasi kartu.

    Tanpa kehadiran Konate, Arema pun kalah dengan skor 0-1 atas Bhayangkara FC. "Makan Konate sudah bisa kembali lagi bermain. Dia dalam kondisi yang fresh dan sangat siap bermain," ucap pelatih Arema FC, Milomir Seslija, Jumat, 29 November 2019.

    Konate punya peran penting dalam permainan Arema FC. Kontribusinya sangat besar terutama saat membangun serangan bagi tim. Mantan pemain Persib Bandung itu juga bisa diandalkan untuk mencetak gol. Sejauh ini koleksi golnya sudah mencapai 16 gol dan top assist mencapai 9 kali bagi Arema. 

    "Konate memang sangat penting dan kembalinya dia akan menjadi tambahan bagus bagi tim ini. Semua tahu dia pemain bagus, mungkin salah satu yang terbaik di liga pada tahun ini," kata Seslija.

    Selain Makan Konate, Seslija juga memastikan kondisi Alfin Tuasalamony sudah bugar dan siap bermain. Begitu juga dengan kondisi Syvlano Comvalius yang fit pasca cedera.

    Walau sudah mendapatkan tenaga baru, Seslija menilai tidak ada jaminan tim bisa menang atas Kalteng. "Kami harus bekerja keras. Bermain dengan hati jika memang kami ingin kembali ke jalur kemenangan," tutur Seslija.

    LIGA INDONESIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Menyebabkan Wabah Mirip SARS di Kota Wuhan, Cina

    Kantor WHO cabang Cina menerima laporan tentang wabah mirip SARS yang menjangkiti Kota Wuhan di Cina. Wabah itu disebabkan virus korona jenis baru.