PSSI: Luis Milla Jangan Cari-cari Kambing Hitam Bila Latih Timnas

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Luis Milla. (pssi.org)

    Luis Milla. (pssi.org)

    TEMPO.CO, Jakarta - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) meminta Luis Milla agar tidak lagi mencari-cari kambing hitam seandainya terpilih menjadi pelatih Timnas Indonesia.

    "Jangan begitu gagal, mencari kambing hitam. Seperti dahulu, kalau tidak salah, dia sempat menyalahkan Ketua Umum PSSI sebelumnya, Pak Edy Rahmayadi," ujar Wakil Ketua Umum PSSI Mayjen TNI Cucu Somantri usai menghadiri pertemuan PSSI dengan Luis Milla di Manila, Filipina, Jumat, 29 November 2019.

    Luis Milla memang sempat menuding pemimpin PSSI tidak profesional ketika dirinya pamit sebagai pelatih timnas U-23 dan senior Indonesia, jabatan yang diembannya dari tahun 2017-2018. Saat itu, ketua umum PSSI masih dijabat Edy Rahmayadi.

    Melalui unggahan akun media sosial Instagram pribadinya pada 21 Oktober 2018, Milla menulis, "Hari ini bukan hari yang mudah untuk saya karena tidak lagi melanjutkan karier melatih di Indonesia. Proyek satu setengah tahun ini sudah berakhir. Terlepas dari manajemen yang buruk, pelanggaran kontrak yang terus terjadi dan ketidakprofesionalan para pemimpin selama 10 bulan terakhir, saya merasa sudah melakukan pekerjaan dengan baik".

    Menurut PSSI, sikap tuduh-menuduh seperti itu tidak mencerminkan seorang profesional. Milla pun diharapkan menjaga sikapnya kalau kembali ke skuat Garuda.

    "Milla harus bisa mempertanggungjawabkan semuanya sendiri. Jangan nanti kalau kalah bilang liganya, kompetisinya kurang bagus. Lalu kalau berhasil, mengeklaim. Jika ada kekurangan, kan, kami akan selalu memberi dukungan," tutur Cucu.

    Menanggapi hubungannya yang sempat renggang dengan PSSI, Luis Milla menegaskan bahwa semuanya kini sudah baik-baik saja. Milla sudah memaafkan dan melupakan semua hal negatif yang pernah terjadi antara dirinya dan PSSI.

    "Sekarang saya dan PSSI sudah kembali berhubungan baik dan menjalin komunikasi. Yang penting, kalau saya kembali ke timnas Indonesia, saya akan melanjutkan ide-ide sepak bola yang sempat tertunda," kata pelatih asal  Spanyol itu.

    Luis Milla yang ditemani mantan asistennya di timnas U-23 Indonesia Eduardo Perez menemui PSSI pada Jumat (29 November) malam di sebuah hotel di Manila, Filipina, mulai sekitar pukul 19.00 waktu setempat dengan agenda penyampaian program kepelatihan dirinya sebagai salah satu calon pelatih timnas Indonesia.

    Pertemuan yang selesai sekitar pukul 23.00 waktu setempat itu dihadiri oleh Ketua Umum PSSI Komjen Pol. Mochamad Iriawan, dua Wakil Ketua Umum PSSI Mayjen TNI Cucu Somantri serta Iwan Budianto, Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria dan empat anggota komite eksekutif PSSI yaitu Endri Erawan, Haruna Soemitro, Sonhadji dan Yunus Nusi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?