Demi 2 Besar, Borneo FC Ambisi Raih Poin di Kandang PSM Makassar

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Borneo FC, Roberto Carlos Mario Gomez, dalam konferensi pers menjelang laga melawan mantan timnya, Persib, Rabu 14 Agustus 2019 (Persib.co.id)

    Pelatih Borneo FC, Roberto Carlos Mario Gomez, dalam konferensi pers menjelang laga melawan mantan timnya, Persib, Rabu 14 Agustus 2019 (Persib.co.id)

    TEMPO.CO, Jakarta - Borneo FC bakal menjalani pertandingan  tandang melawan PSM Makassar dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, pada Senin 2 Desember 2019. Saat ini tim tamu berada di posisi kedua dengan 45 poin. Sedangkan tuan rumah Juku Eja bertengger di posisi kelima dengan 42 poin.

    Pelatih Borneo FC, Roberto Carlos Mario Gomez, mengaakan melawan PSM Makassar adalah pertandingan sangat penting. Dia berkomitmen untuk meraih poin agar tetap bertahan di posisi kedua klasemen Liga 1.

    “Kami ingin meraih minimal satu poin meski PSM di laga sebelumnya mampu mengalahkan Bali United di sini (Makassar),” kata Mario Gomez pada Minggu pagi 1 Desember 2019.

    Menurutnya, dirinya tak ingin banyak berbicara soal strategi yang akan digunakan. Musababnya saat ini anak asuhnya hanya berpikir untuk meraih kemenangan di kandang lawan.

    “Kami fokus dengan tim sendiri saja karena poin kita jauh dari Bali United,” tutur mantan pelatih Persib Bandung ini. “Tim datang ke sini untuk meraih hasil maksimal, jadi kita tak berpikir soal tim lain.”   

    Sedangkan pemain bek Borneo FC, Diego Michiels, menginginkan mereka adalah tim ketiga yang mengalahkan PSM di kandang sendiri, meski skuad Juku Eja salah satu klub terbaik di Indonesia. “Setahu saya PSM sudah dua kali kalah di sini (Makassar). Semoga kami jadi tim ketiga menang di sini,” ucap Diego.

    Meski begitu dia mengakui jika PSM Makassar diwaspadai lantaran memiliki pemain yang bagus seperti Ferdinand Sinaga, Zulham Zamrun, Ezra Walian, dan M. Rahmat. “Jadi tetap harus kita antisipasi,” katanya.

    DIDIT HARIYADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?