Semen Padang FC Santai Kena Sanksi FIFA

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepakbola Semen Padang FC, Karl Max (ketiga kiri) menyambut bola diantara pemain Tira Persikabo, pada pertandingan Liga 1 di Stadion GOR H Agus Salim, Padang, Sumatera Barat, Senin, 8 Juli 2019. ANTARA

    Pesepakbola Semen Padang FC, Karl Max (ketiga kiri) menyambut bola diantara pemain Tira Persikabo, pada pertandingan Liga 1 di Stadion GOR H Agus Salim, Padang, Sumatera Barat, Senin, 8 Juli 2019. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Manajemen Semen Padang FC memilih santai menanggapi hukuman FIFA ihwal proses transfer pemain asal Estonia Tristan Koskor yang bermasalah. Perwakilan manajemen klub, Hermawan, menyebut sudah menerima surat keputusan dari FIFA tentang larangan membeli pemain baru bagi klub selama tiga periode.

    "Kami dilarang mendatangkan pemain pada awal musim 2020, pertengahan musim dan awal musim kompetisi 2021 selama denda yang dijatuhkan FIFA belum dibayar. Kalau denda dibayarkan maka sanksi akan hilang," kata Hermawan, Rabu, 4 Desember 2019.

    Ia mengatakan jumlah denda yang harus dibayarkan klub berjuluk Kabau Sirah ini sekitar Rp320 juta sesuai dengan kewajiban yang diputus FIFA. Menurut dia sanksi kedua ini datang karena belum membayar denda yang telah dijatuhkan FIFA sampai tenggat waktu yang ditentukan. "Kami pasti akan bayar denda itu dan sanksi pelarangan merekrut pemain atau blokir itu akan hilang," kata dia.

    Ia mengatakan kasus ini sudah berjalan sejak April 2019 ketika dia belum bergabung dengan Semen Padang. Keputusan dari FIFA keluar Agustus 2019 yang menyatakan Semen Padang harus membayar sejumlah uang terkait transfer Tristan Koskor

    Sanksi dari FIFA tidak hanya ditujukan kepada Semen Padang. Klub Liga 1 Indonesia lainnya, yakni Tira Persikabo juga terkena hukuman. Tira terbelit persoalan ketenagakerjaan dengan Elio Bruno Martins, yakni menunggak pembayaran gaji bagi pemain. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.