Hasil dan Klasemen Liga Italia Pekan 15: Bologna Vs AC Milan 2-3

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain AC Milan, Krzysztof Piatek. (beinsports.com)

    Pemain AC Milan, Krzysztof Piatek. (beinsports.com)

    TEMPO.CO, JakartaAC Milan berhasil meraih kemenangan 3-2 di kandang Bologna dalam lanjutan Liga Italia pekan ke-15, Senin dinihari WIB, 9 Desember 2019. Itu menadi kemenangan kedua yang diraih Rossoneri secara beruntun, dan yang keenam di musim ini.

    Gol-gol Milan dicetak oleh Krzysztof Piatek (15), Theo Hernandez (32), dan Giacomo Bonaventura (46). Bolotna, yang diasuh Sinisa Mihajlovic, meraih dua gol lewat aksi bunuh diri Hernandez (40) dan penalti Nicola Sansone (84).

    Hasil ini membuat Milan naik ke peringkat ke-10 klasemen dengan perolehan 20 poin. Bologna harus puas bertahan di posisi ke-12 dengan 16 poin.

    Kemenangan Milan ini menjadi warna dari pekan ke-15 yang penuh kejutan. Sehari sebelumnya, Juventus dikalahkan Lazio 1-3. Sedangkan Inter Milan ditahan AS Roma 0-0.

    Hasil Liga Italia pekan ke-15
    Lecce 2 - 2 Genoa
    Torino 2 - 1 Fiorentina
    SPAL 0 - 1 Brescia
    Sassuolo 2 - 2 Cagliari
    Sampdoria 0 - 1 Parma
    Bologna 2 - 3 Milan.

    Hasil hari sebelumnya
    Inter 0 - 0 Roma
    Atalanta 3 - 2 Verona
    Udinese 1 - 1 Napoli
    Lazio 3 - 1 Juventus.

    Klasemen Liga Italia

    No TimMainGolPoin
    1Inter15+1838
    2Juventus15+1136
    3Lazio15+2133
    4Cagliari15+1229
    5Roma15+1129
    6Atalanta15+1428
    7Napoli15+521
    8Parma15+321
    9Torino15−320
    10Milan15−320
    11Hellas Verona15−318
    12Bologna15−416
    13Fiorentina15−416
    14Sassuolo14−115
    15Lecce15−915
    16Udinese15−1415
    17Sampdoria15−1312
    18Genoa15−1311
    19Brescia14−1510
    20SPAL15−139

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?