Pelatih Tira Persikabo Sebut Pemain Alami Trauma

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepak bola Tira Persikabo Osas Saha (kedua kanan) melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang  Persib Bandung pada lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Sabtu 14 September 2019. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

    Pesepak bola Tira Persikabo Osas Saha (kedua kanan) melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Persib Bandung pada lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Sabtu 14 September 2019. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

    TEMPO.CO, Jakarta - Manajemen klub Tira Persikabo sudah menunjuk Igor Nikolayevich Kriushenko sebagai pelatih utama menggantikan Rahmad Darmawan. Pria asal Belarusia ini punya tugas berat, yakni membawa tim bangkit di sisa tiga pertandingan terakhir Liga 1 Indonesia.

    Penampilan Tira amat kontras selama putaran kedua liga. Mereka belum pernah merasakan kemenangan dalam 16 pertandingan terakhir. Padahal tim berjuluk Laskar Padjadjaran ini sempat berada di papan atas klasemen.

    Hasil negatif itu yang membuat Rahmad Darmawan lengser dari kursi pelatih. Kini, Tira berada di peringkat ke-13 klasemen meraih 38 poin.

    Igor tak menutupi bila saat ini kondisi tim sedang tidak ideal. Pelatih berusia 55 tahun ini menyebut para pemain sedang mengalami trauma. Oleh sebab itu, tugas pertamanya ialah meningkatkan kepercayaan diri para pemain.

    "Pertama saya memperhatikan di sini ada pemain yang memiliki kemampuan yang sangat bagus sekali. Tapi banyak di antara mereka yang mengalami trauma, jadi hasil yang diharapkan belum tercapai," ucapnya.

    Menurut Igor, upaya mendongkrak percaya diri pemain akan ditempuh dengan merebut kemenangan. Namun nampaknya cara itu tidak akan mudah sebab di laga pekan ini Tira akan menghadapi Bali United yang merupakan juara Liga 1 musim ini.

    "Bagi saya tentunya situasi ini menjadi suatu tantangan. Kemudian bisa kami lihat setelah musim ini masih ada musim selanjutnya. Jadi tugas kami untuk saat ini adalah memperbaiki tim," kata mantan pelatih BATE Borisov ini.

    LIGA INDONESIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?